Pensiunan PT KAI di Jember Tertabrak KA Mutiara Timur

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sebuah mobil Honda City warna hitam L 1022 EH yang dikemudikan oleh seorang pensiunan PT KAI Selasa siang (17/9/2019) sekita pukul 12.ringsek dihantam KA Mutiara Timur dari arah Surabaya menuju stasiun KA Jember.

Kejadian ini tepatnya terjadi di perlitasan resmi tak dijaga di Dusun Gayam, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji.

Korban bernama Imam Sujono warga setempat, saat itu menurut salah seorang Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Imam Basori saat itu akan melintas di perlintasan namun nahas saat moncong sedan ditengah rel tiba-tiba mesinnya mati.

Dari arah barat ternyata KA Mutiara Timur sedang melaju. Akibatnya moncong sedan tersebut ringsek dihantam kereta yang melaju dan terseret beberapa meter.

Sedangkan korban harus dilarikan ke RSUD Soebandi akibat luka yang dialaminya.

“Korban berniat mau melitas karena rumahnya memang di Dusun Gayam mau ke arah terminal Tawang Alun. Ketika akan melintas sepertinya tidak berhenti tengok kanan-kiri, disaat bersamaan dari arah barat melaju KA 87 Mutiara Timur dari Surabaya. Akhirnya moncong sedan tertabrak kereta karena tepat ditengah perlintasan,” kata Imam saat dikonfirmasi.

Loading...

“Korban yang mengalami luka setelah berhasil dievakuasi dari dalam mobilnya langsung dibawa ke RSU Soebandi untuk mendapatkan perawatan medis,” sambung Imam.

Imam juga mengingatkan agar masyarakat selalu waspada jika melintas diperlintasan KA baik yang tak di jaga petugas maupun yang dijaga agar terhindar dari kejadian serupa. Pasalnya sebelum kejadia dirinya dan petugas gabungan sedang melakukan sosialiasi Tertib Lalulintas di Perlintasan Sebidang.

“Kita (PT KAI) tadi bersama kawan-kawan dari kepolisian, pihak Dishub Jember dan pecinta kereta api sedang sosialisasi Tertib Lalu Lintas Di Perlintasan Sebidang, di perlintasan Pecoro. Nah tak jauh dari sana malah kejadian ini,” katanya.

“Makanya bagi warga yang melintas diperlintasan KA agar waspada berhati-hati tengok kanan kiri. Selalu perhatikan rambu-rambu yang ada di pintu perlintasan agar terhindar dari celaka akibat laka kereta api,” tutupnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaPMI Banyuwangi Gandeng PT. BSI Adakan Operasi Katarak Gratis
Berita berikutnyaBelum Diketahui Motifnya, Dua Warga Asal Kedungadem Nekat Bunuh Diri

Tinggalkan Balasan