Penjual Toak dan Arak Masih Marak

18

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com),-Peredaran minuman keras tradisional seperti arak dan toak yang sudah di campuri dengan minuman lain di Bojonegoro masih saja ramai. Meski sering dilaksanakan operasi dan penyitaan minuman tersebut oleh Polres Bojonegoro dan jajarannya

Giliran Polsek Gayam menyita minuman keras jenis arak di salah satu warung milik Rohmat alias Rin (54th) warga Desa Ngraho Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.

Kanit Reskrim Polsek Gayam yang memimpin operasi miras tersebut menyampaikan bahwa selain mengurangi angka kriminalitas akibat minum minuman keras juga sebagai antisipasi menjelang perayaan malam tahun baru.

Loading...

“Kita laksanakan operasi ini untuk mengantipasi malam tahun baru” Terang Aiptu Murtiadi Kanit Reskrim Polsek Gayam

Baca Juga  Generasi Bebas Stunting, Bupati Bojonegoro Harapkan Sinergisitas Semua Pihak

Sementara itu dari tangan Rohmat disita 1 botok air mineral ukuran 1,5L berisikan arak. Rohmat kepada petugas berjanji untuk tidak menjual minuman keras lagi.

” Saya kapok pak..saya ndak akan menjual arak lagi” Tutur Rohmat

Kapolsek Gayam AKP Wiwin Rusli,S.H. berharap kepada seluruh masyarakat Gayam dalam menyambut datangnya malam pergantian tahun bisa menjaga ketertiban.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakTutup Tahun, Abah Anton Lalukan Mutasi Pejabat
Artikulli tjetërKabulog Divre XII Madura Minta Maaf dan Beri Peringatan Satpam Arogan

Tinggalkan Balasan