Penjual Nasi Pecel dan Tukang Parkir Terciduk, Ditangkap Polisi Hendak Nyabu

116
Pelaku yang diamankan dan barang buktinya.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Rumah kontrakan yang berlamatkan di Jalan Wonokusumo Kidul, Pegirian Kecamatan Semampir Surabaya digrebek Polisi Tanjung Perak Surabaya.

Rumah yang ditinggali oleh penjual nasi pecel itu ditengarai menjadi tempat pesta narkotika jenis sabu. Polisi menggrebek tempat itu, Kamis 25 November 2021, sekira pukul 16.30 Wib, dua orang diamankan.

Pelakunya, AB (42) asal Jalan Kejawan Lor, Kenjeran Surabaya dan WAE (31) asal Jalan Kedinding Lor Tanah Kali Kedinding Surabaya.

Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Hendro Utaryo mengatakan, sekira pukul 16.30 WIB, anggota mendapatkan informasi jika didalam rumah kontrakan Wonokusumo Kidul kerap adanya pesta narkotika jenis sabu.

Pada saat TO berada dilokasi sesuai dengan hasil lidik kemudian di lakukan penangkapan serta penggeledahan di tempat tersebut, dan ternyata benar dan menangkap dua tersangka beserta barang buktinya.

Baca Juga  Bandar Kabur, Empat Pengedar Inex Dibekuk Polisi Surabaya
Loading...

“WAE dan AB akhirnya dibekuk didekat Gapura Jalan Kedinding Lor Surabaya,” kata Iptu Hendro, Kamis 2/12/2021).

Dari keterangan tersangka bahwa Narkotika golongan I jenis shabu tersebut didapat dengan cara membeli dari temannya Saudara S yang kini dalam pengejaran.

“Nama yang disebut kedua pelaku itu saat ini masih dalam pengejaran anggota kita,” tambah Kasat Hendro.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibwa ke Mapolres Pel. Tanjung Perak guna proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang disita, baju warna hitam orange yang didalam saku depan sebalah kanan berisi, 1 poket sabu 0,32 gram, korek api gas warna hijau, 1 bendel klip plastik kecil kosong, uang tunai sebesar Rp. 150.000, dan HP merk Vivo.

Baca Juga  Data Ombudsman RI Jatim: Kemenkumham Jatim Zero Pengaduan

“Mereka kita jerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas Iptu Hendro.

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaTiba Tiba Kapolri Dikunjungi KSAD, Ada Apa?
Berita berikutnyaKI Awards 2021, Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Tertinggi

Tinggalkan Balasan