Peningkatan Kapabilitas Manajerial Kepala Sekolah se-SMK Kesehatan Provinsi Jawa Timur

24
Sambutan dan pembukaan oleh Dr, Kurniawan Hary P., ST., MM. selaku Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Forum Komunikasi LSP P1 Kesehatan Jawa Timur menggelar peningkatan kapabilitas manajerial kepala sekolah se-SMK kesehatan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari. Mulai 7 hingga 8 November lalu.

Ketua APMFI Jawa Timur dan Ketua Dewan Pengarah LSP P1 SMK Kesehatan Jawa Timur Apt. Andri Priyoherianto, S. Farm,. M.Si mengatakan, kompetensi manajerial kepala sekolah merupakan kemampuan tata kelola dalam mengorganisasi. Serta mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Baik siswa, guru, dan karyawan sekolah.

Termasuk pengelolaan sarana dan prasarana, demi mewujudkan sekolah yang maju dan unggul.

Andri menyebutkan, lulusan SMK kesehatan punya peluang besar di dunia kerja. Seperti di luar negeri, home care, panti sosial dan industri lainnya.

Tentu dengan sertifikasi yang ditetapkan. Lulusan SMK juga berpotensi untuk memperdalam keilmuan dan kompetensinya melalui studi lanjut di jenjang berikutnya.

”Jadi SMK itu ibarat kata beli satu dapat dua. Bisa kuliah, bisa kerja, dan bisa kuliah sambil kerja,” katanya.

Baca Juga  Bandar Acara KNPI Jember Abal-Abal Diduga Merugi, Acara Musda Tandingan Gagal Total

Dia berharap, para kepala SMK bisa menyerap ilmu yang bermanfaat. Sebab nantinya mereka akan berbagi ilmu ke teman-teman guru.

“‘Supaya dalam proses pembelajaran, para siswa bisa mendapatkan kecakapan, serta keahlian berupa hardskill dan softskill yang bagus,” ujarnya.

Ke depan, dia ingin kompetensi kepala sekolah semakin kuat dan meningkat. Selain itu, juga dapat meluluskan alumni-alumni hebat yang siap kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Loading...

Kegiatan yang diselenggarakan di Best Western Papilio di Jalan A. Yani tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan SMK, Dr. Kurniawan Hary Putranto, ST., M.M. Dalam sambutannya Kabid PSMK tersebut memyampaikan capaian-capaian prestasi SMK di Jawa Timur terlebih SMK Bidang Kesehatan yang kedepan akan semakin diminati oleh masyrakat.

Hadir pula pada kesempatan itu Kepala Seksi SDM Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Timur, Evie Effendi Tri Cahyono, SKM, M.Kes dengan pemaparan materi tentang legal hukum lulusan SMK Kesehatan di Jawa Timur.

Baca Juga  Ada Yang Baru Nih di IFRC, PT BSI Optimis Bisa Kembangkan Digitalisasi

Penjelasan dari Kepala Seksi SDM tersebut  semakin membuat lulusan SMK bidang kesehatan jelas dalam tugasnya dan payung hukumnya dalam mejalankan profesinya sebagai asisten kesehatan.

Di akhir kegiatan, materi workshop yang sangat luar biasa tentang Manajerial SDM Sekolah oleh narasumber Indra Wahyu, M.Pd. yang merupakan Double Winner CEO Kemendikbud dan juga materi tentang strategi pemasaran sekolah oleh Dr. Kisyanto, SM., SE., MM yang merupakan Sekjen MKKS Nasional.

Kegiatan forkom yang dihadiri oleh Kepala SMK Bidang Keahlian Kesehatan se-Jawa Timur ini ditutup dengan penyerahan Surat Tanda Terdaftar Asisten Kesehatan Lulusan SMK Kesehatan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur sebagai pengakuan eksistensi lulusan SMK Kesehatan,” ungkapnya

Ketua Forkom LSP Kesehatan Jawa Timur, Widiyanto Rhamdani, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang sangat baik dari APMFI dan ASASKI dalam rangka mengawal lulusan supaya berdaya saing di dunia kerja.”pungkasnya. (KJT). (*)

Loading...
Artikulli paraprakSampaikan Pesan Mensos di Hari Pahlawan, Bupati Jember: Perangi Kebodohan dan Kemiskinan
Artikulli tjetërDitangkap Polsek Semampir, Proses Hukum di Polsek Tandes

Tinggalkan Balasan