Pengusaha Besi Tua Gelapkan 20 Mobil Rental

63
Dua pelaku penggelapan mobil rental diamankan di Porlestabes Surabaya

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus penggelapan 20 mobil rental dengan modus meminjam atau menyewa sampai batas sewa selesai mobil tersebut tidak dikembalikan oleh penyewanya.

Tersangkanya bernama Rendra (31) asal Jambangan dan Helmi (30) seorang pengusaha besi tua asal Kemayoran Surabaya. Keduanya ditangkap karena karena melakukan pengelapan dan penipuan terhadap lima pengusaha rental yang ada di Jl. Jambangan , Manukan, Sepanjang Sidoarjo, Bendul Merisi dan Gajah Mada Waru Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Sinto Silitonga menjelaskan, lima pengusaha mobil rental tersebut melaporkan kejadian yang telah menimpanya. Mobil miliknya yang disewa pelaku telah di bawa kabur, dengan modus tersangka Rendra menyewa beberapa unit kendaraan R-4 kepada para korban. Tetapi setelah jatuh tempo,kendaraan tersebut tidak dikembalikan kepada para korbannya.

Baca Juga  VLH Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro Harapkan Target Tercapai

“Tetapi kendaraan tersebut oleh Rendra malah digadaikan kepada seorang tersangka Helmi sebesar 15 juta per unitnya”, kata Shinto kepada kabarjawatimur.com,Kamis(04/11/2016).

Loading...

Selanjutnya oleh tersangka Helmi,mobil tersebut di dipindahkan tangankan (oper) ke seseorang berinisial AS (DPO) seorang pedagang jual beli ban bekas warga Kletek Sidoarjo dengan harga sekitar 40 juta per unit.

“Kejadian tersebut berawal di bulan Maret sampai akhir Oktober 2016, selama ini jaringan tersangka Rendra berhasil mengelapkan 20 unit mobil berbagai jenis dan merk”, tutup Shinto.

Barang bukti yang berhasil disita oleh Satreskrim polrestabes Surabaya yakni, 5 (lima ) unit mobil Daihatsu Xenia, 7 (tuju) unit mobil Toyota Avanza, 1 (satu) Daihatsu Siegra, 2 (dua) unit Honda Brio,1 (satu) unit Toyota Yaris, 1 (satu) unit Innova dan 1 (satu) unit Honda Mobilio.

Baca Juga  Umur Jembatan Klungkung Jember Bisa 100 Tahun

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya kedua tersangka mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut dan tersangka akan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakBangunan Saluran Pembuangan Ambruk, Hanya Berumur Bulanan
Artikulli tjetërBersembunyi di Area Makam, Jambret Dibekuk

Tinggalkan Balasan