Pengurus Persid Jember Siapkan Tim Terbaik

98

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sejak kepengurusan berubah kepada Yayasan Wis Wayahe Bangkit, pengurus tim kebanggaan warga Jember Persid langsung tancap gas.

Pengurus tengah mempersiapkan tim terbaiknya untuk berlaga di Liga 3. Pengurus juga telah menunjuk Riono Asnan sebagai pelatih kepala, pengurus dan pelatih kepala kemudian menggelar seleksi calon pemain Persid.

Menurut Ketua Yayasan Wis Wayahe Bangkit, Dr. Rezky Pratama seleksi digelar selama 3 hari sejak hari Minggu (27/6/2021) hingga hari Selasa ini (29/6/2021). Pada hari pertama seleksi Bupati Hendy Siswanto sebagai dewan penasehat yayasan mendatangi Jember Sport Garden melihat seleksi secara langsung.
”Pada hari pertama seleksi, Pak Bupati Hendy datang ke JSG untuk melihat seleksi,” kata Resky melalui telp, Senin (28/6/2021).

Resky kemudian menjelaskan kenapa seleksi dilakukan 3 hari. Menurunya dua hari pertama dikhususkan untuk calon pemain berasal dari lokal Jember. Sedangkan ketiga untu para pemain senior dari luar Jember.

Baca Juga  Tak Kenal Lelah Relawan PMI Terus Layani Penyemprotan Disinfektan

”Hari Selasa ini seleksi untuk pemain dari luar Jember,” katanya.

Terkait asal para pemain luar yang ikut seleksi menurut pria berprofesi dokter itu, berasal dari berbagai daerah.”Ada pemain dari Blitar, Malang, dan pemain-pemain yang pernah ikut Liga 3 pada 2019 lalu,” jelasnya.

Loading...

Sementara saat ditanya penilaian pelatih kepala terkait hasil seleksi, Rezky menyebutkan pelatih Riono Asnan sangat puas. Namun demikian pengurus sangat memberi keleluasaan pelatih untuk menentukan pemain yang akan direkrut.

”Coach (pelatih) Riono Asnan sangat puas dengan para calon pemain yang berasal dari Jember,” katanya.
”Untuk penentuan pemain yang lolos seleksi hak prerogatif pelatih. (Namun) pengurus (hanya) bisa ikut menentukan 5 pemain senior saja,”tambahnya.

Lebih jauh saat ditanya apakah bupati sudah memiliki calon manajer yang akan mengawal Persid selama kompetisi, Rezky mengaku dirinya tidak tahu.”Kalau soal manajer ya itu di tangan bupati sebagai dewan penasehat, sepengetahuan saya bupati belum menentukan siapa manajernya,”katanya.

Baca Juga  Polres Trenggalek Pecahkan Rekor MURI dan Terima Penghargaan Komnas PA

Tugas manajer sendiri menurut Rezky agak berat, selain mengelola tim juga harus ikut mencari pendanaan melalui sponsor. Tim Persid dipersiapkan secara profesional tanpa pendanaan dari APBD meskipun secara aturan karena Persid bermain di level liga 3 bisa menerima pendanaan dari APBD.
”Kita kan murni tidak pakai APBD, jadi manajer tugasnya tidak hanya mengatur tim tapi juga mencari sponsor,”katanya.

”Kalau untuk pendanaan seleksi kita dari kocek pribadi masih, patungan,”katanya.

Launching Tim Persid sendiri akan digelar usai seleksi dan kongres Persid yang akan digelar pertengahan bulan Juli nanti.(*)

Reporter: Rio

 

Loading...
Berita sebelumyaPPKM Mikro Beberapa Ruas Jalan di Surabaya Ditutup Jam 8 Malam
Berita berikutnyaHijaukan Bumi Dengan 4.500 Pohon Endemik, FIFGROUP Pecahkan Rekor Muri

Tinggalkan Balasan