Pengguna Aset PT KAI Mulai Ditertibkan

14

BOJONEGORO (kabarjawatimur.com) – PT Kereta API Indonesia (KAI) menggelar sosialisasi kepada warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi itu terkait pengguna aset milik PT KAI untuk melakukan tertib administrasi berupa kontrak sewa-menyewa yang dulu dilakukan dengan PT KAI DAOP 4 Semarang.

Asisten Manager DAOP 8 Surabaya, Tumito, mengatakan, seiring peralihan kewenangan wilayah dari DAOP 4 Semarang ke DAOP 8 Surabaya, pihaknya mulai melakukan penertiban aset milik perusahaan. Berupa lahan yang dulunya merupakan rel kereta api jurusan Bojonegoro – Jatirogo dan kini ditempati sebagai pemukiman warga.

Loading...

“Penertiban ini agar tidak ada pembiaran aset, karena diawasi oleh KPK maupun BPK,” ujarnya, Kamis 95/1/2017).

Baca Juga  Soal Solar di Tuban, Ternyata SPBU Wilayah Pantura Cover Nelayan dan Pertanian

Pihaknya meminta agar warga yang dulunya telah memiliki buku kontrak sewa-menyewa dengan DAOP 4 untuk melakukan perpanjangan. Sedangkan bagi yang belum memiliki, bisa membuat kontrak baru.

“Bagi yang melakukan kontrak baru akan dikenakan biaya pengukuran, sedangkan nilai sewa akan dimusyawarahkan lagi. Namun, acuannya NJOP dan luas lahan,” tukasnya.

Sementara itu, perwakilan warga, Alham M Ubay, menegaskan, akan mencari tahu legalitas tanah yang diakui milik PT KAI tersebut. Apabila legalitas sudah jelas, maka langkah selanjutnya akan dimusyawarahkan lagi.

“Kita cari tahu dulu, agar semua jelas dan warga tidak resah dengan langkah PT KAI sekarang ini,” pungkasnya.

Reporter: Agus Supriyadi, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Baca Juga  Ini Tanggapan DPRD Bojonegoro Terkait Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan

 

Loading...
Artikulli paraprakAjak Anggota Jaga Keamanan
Artikulli tjetërEmosi, Waria Siramkan Sayur Pedas ke Wajah Anak Tetangga Kos

Tinggalkan Balasan