Pengelolaan Tambang Emas di Banyuwangi Dipuji Wakil Gubernur Sumatera Utara

84

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pengelolaan Tambang Emas di Banyuwangi, Jawa Timur dipuji oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dalam hal ini, Pemprov Sumut akan serius dengan pengelolaan tambang emas di dua wilayahnya.

Itu terbukti, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, bersama tiga kepala daerahnya berkunjung ke Banyuwangi, untuk belajar dan mengunjungi PT Bumi Suksesindo (BSI) operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Kunjungannya ke Bumi Blambangan, Musa Rajekshah mengajak serta Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Bupati Labuhan Batu Utara Kharuddin Syah Sitorus, Wakil Bupati Karo – Cory Sriwati Sebayang, juga Sekretaris Daerah Langkat, Indra Salahuddin.

Terlihat para rombongan disambut oleh Adi Adriansyah Sjoekri, Presiden Direktur PT BSI, pada Selasa (22/10/2019). Rombongan kemudian melakukan simbolis penanaman pohon dan dilanjutkan dengan mining tour serta melihat langsung lokasi penambangan dan pembuatan bulion hasil dari mineral tambang.

Baca Juga  Gegerkan Pengunjung, Warkop di Surabaya Digrebek Polisi

“Kita datang kesini untuk melihat langsung pengelolaan tambang emas oleh PT BSI. Kita dengar dan kita tahu masyarakat disini memiliki hubungan baik dengan tambang emas. Masyarakat teredukasi dengan baik melalui program-program yang dilakukan oleh operator tambang disini,” kata Musa kepada wartawan.

 

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah

Dalam kunjungannya, Musa banyak belajar tentang perkembangan Banyuwangi. “Mudah mudahan yang kami dapat ini akan kami terapkan di Provinsi Sumatera utara,” jelasnya.

Loading...

“Kami ingin belajar pengelolaan potensi daerah, program CSR tambang emas. Kita sempat melihat UMKM berkembang pesat disini. Sempat kita kunjungi juga beberapa produk olahan seperti dodol buah naga, manisan tomat dan masih banyak lagi. Adanya tambang di sekitar sini memiliki manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Di Sumatera Utara, lanjut Musa, memiliki dua tambang emas, diantaranya di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Sungai Batang Natal, Mandailing Natal.

Baca Juga  BIN Jatim Bertemu Kapolda Jatim, ini yang Dibahas

Dua tambang emas ini, pemerintah Provinsi Sumut ingin meningkatkan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

“Selain belajar pengelolaan tambang kita ingin melihat bagaimana Pemkab Banyuwangi yang memiliki golden share meningkatkan PAD. Kalau Sumut saat ini kan pemerintahannya baru satu tahun lebih. Kita ingin belajar serius dalam pengelolaan tambang emas ini,” tegasnya.

Wagub Sumut ketika menanam pohon di sekitar perusahaan PT. BSI

Sementara itu, Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri menyambut baik kedatangan rombongan dari Provinsi Sumatera Utara.

Berbagai program telah dilakukan operator tambang emas satu-satunya di pulau Jawa ini dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Merangkul masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah itu adalah misi kami. Bersama Pemkab Banyuwangi dan juga masyarakat kita terus berupaya mewujudkan perusahaan yang bersih dan menjaga lingkungan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Berita sebelumyaDibayar 200 Ribu, Dua Pria ini mau Diajak Menculik dan Membunuh
Berita berikutnyaGagal Nikah Setelah Selundupkan Pistol dari Taiwan

Tinggalkan Balasan