Penganiaya Wanita Cantik di Surabaya Diduga Timses Cawali Solo Dibekuk

Korban penganiayaan

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Laporan Wanita cantik bernama Anggriani Chintami Ayu Lestari (32), melapor ke Polisi Polsek Lakarsantri Surabaya karena menjadi korban penganiayaan, langsung ditindaklanjuti oleh Polisi.

Beberapa hari setelah korban melapor, Polisi dari Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung berusaha mendalami laporan korban serta mencari pelakunya.

Hingga pada, Jumat (23/10/2020), pelaku oenganiayaan itu dapat diamankan. Diamankannya pelaku penganiayaan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

“Iya mas, pelakunya sudah kami amankan,” singkatnya kepada kabarjawatimur.com, Jumat (23/10/2020).

Namun Sudamiran masih enggan merinci diamankan dimana, serta apa motif juga status pelakunya. “Besok akan kita rilis atau ungkap ke media,” tambahnya.

Dikabarkan sebelumnya, Anggriani melaporkan pria yang tak lain adalah pacarnya berinisial RZ. RZ diduga melakukan penganiayaan hingga korban babak belur dianiaya.

Loading...

Pada Rabu (21/10/2020) kasus itu secara resmi dilaporkan dan ditangani Polsek Lakarsantri Surabaya dengan nomor LP-B/238/X/RES.1.6/2020/RESKRIM/Surabaya/SPKT Polsek Lakarsantri.

Informasi yang didapat, kepada korban, pria itu mengaku sebagai tim inti dari Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Dia diduga memukuli Anggriani hingga babak belur pada Kamis (15/10/2020).

Peristiwa terhadap Anggriani itu terjadi di Apartemen Royal City Loft pada, Rabu sekitar pukul 22.00 WIB, RZ dan Anggriani masuk ke apartemen.

Peristiwa penganiayaan itu sendiri terjadi dini hari, Kamis (15/10/2020), setelah keduanya terlibat cekcok kecil antara RZ dan Anggriani.

Korban mengaku dipukul berkali-kali, pertama dipukul wajah kiriku, kanan pelipis sampai keluar darah segar.

Korban juga mengaku sempat dikurung hingga berhasil keluar karena memecah kaca apartemen. Kebetulan kamarnya menghadap ke jalan. Sehingga dia teriak-teriak minta dibukakan pintu, akhirnya security naik ke kamarnya.

Pada hari itu juga korban mendapatkan visum di RS Bunda diantar pihak Polsek Lakarsantri.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaKejari Blitar Tahan Tersangka Kasus Korupsi Hibah Sapi 2016
Berita berikutnyaKemenkumham Jatim Rayakan Hari Jadi dengan Gowes dan Bagi Masker

Tinggalkan Balasan