Pengambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Surabaya Positif Tertular

445
Ilustrasi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Empat pelaku kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19, di rumah sakit Paru Surabaya awal Juni lalu telah menjalani tes Swab.

Hasilnya, satu dari empat pelaku pengambil paksa jenazah pasien tersebut dinyatakan positif Corona.

Empat pelakunya saat itu yakni MR (28),ADS (25),MKA (23) dan BPP (22), yang kini menjalani isolasi di rumah sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dengan terpaparnya pelaku pengambil paksa jenazah Corona menjadi pembelajaran masyarakat agar tidak melakukan hal yang sama.

Loading...

“Jenazah pasien Covid juga berbahaya dan bisa menularkan kepada orang disekitar sehingga pemakaman harus sesuai sop Covid-19,” sebut Trunoyudo, Selasa (7/7/2020).

Baca Juga  BKD Desa Tlogoagung Jadikan Jalan Alternatif Bojonegoro - Lamongan Nglenyer

Lanjut Trunoyudo, meski tengah dalam perawatan dan isolasi, penyidikan kasus ini tetap berlanjut. Ke empat pelaku pengambil paksa jenazah ibunya ini dijerat pasal berlapis seperti undang undang karantina.

Pelaku juga dijerat undang undang wabah penyakit dan KUHP Pasal 214 dan Pasal 216 tentang perlawanan secara bersama sama kepada petugas berwenang, keempatnya diancam dengan hukuman diatas lima tahun penjara.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakUpaya Lengserkan BPD, Ratusan Warga Roomo Demo di Depan Pemkab Gresik
Artikulli tjetërMiliki Kemasan Teh Cina Pria Surabaya dibekuk Polda Jatim, Isinya Ternyata?

Tinggalkan Balasan