Pengamanan Totalitas, Polres Tuban Terjunkan Macan Ronggolawe,

117

TUBAN(kabarjawatimur.com),- Operasi Ketupat Semeru 2018, yang akan dimulai secara serentak pada tanggal 7 Juni 2018 sampai dengan 24 Juni 2018 mendatang, merupakan suatu bentuk kepedulian dari pihak Kepolisian dalam pengamanan jalanya mudik lebaran.

Kepolisian Resort (Polres) Tuban, dalam Ops Ketupat Semeru 2018, telah menyiapkan sebanyak 534 personil yang terdiri dari Polri, TNI, Subdenpom, Dishub, Satpol PP, Medis, BPBD/PMK, dan Instansi lainnya.

Sedangkan untuk sasaran Ops Ketupat Semeru 2018, Polri akan mengamankan kegiatan yang berkaitan dengan perayaan lebaran, seperti arus mudik hingga arus balik, takbir keliling, sholat idul fitri, termasuk sasaran barang, orang, tempat yang terkait dengan kegiatan Ops Ketupat semeru. Dalam hal ini Polres Tuban selama operasi berlangsung telah memetakan 2 prioritas yaitu H-7 hingga H+7.

Baca Juga  5 Rumah di Jember Terancam Longsoran

Pertama segi lalulintas : Kamseltibcarlantas akan menjadi prioritas utama, disamping masalah kecelakaan lalu lintas, dimana kemacetan akan diurai, sepanjang jalan dilakukan pengecekan agar kelancaran lalu lintas terjamin.

Polres Tuban akan membangun 5 pos, terdiri dari 3 pos pengamanan, 1 pos pelayanan, dan 1 pos pantau dimana dipos tersebut dilengkapi dengan fasilitas tempat istirahat (rest area) termasuk juga mushola, yang diperuntukan para memudik atau pengguna jalan jika merasa capek atau mengantuk silahkan untuk berhenti dan beristirahat.

Loading...

Kedua adalah segi keamanan pemudik atau pengguna jalan, dalam rangka pengaman selama operasi berlangsung  Polres Tuban menerjunkan tim yang baru dibentuk yaitu “Macan Ronggolawe” dimana minggu depan rencananya akan di launcing.

Baca Juga  Giliran Pria Bratang Surabaya Dibekuk Polisi


* Para anggota Macan Ronggolawe

Team tersebut dipimpin oleh AKP Iwan Hari Purwanto SH dan dikendalikan langsung oleh Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, SH, S.I.K., M.Si. Selama operasi berlangsung team ini akan mobile 24 jam dititik – titik rawan wilayah hukum Polres Tuban, guna menjamin keamanan masyarakat, namun masyarakat tidak perlu mengetahui dimana personil tersebut di tempatkan.

” Team ini terdiri dari 15 sampai 20 personil yang menggunakan kendaran 10 motor traill dan 5 mobil dengan seluruh alat kelengkapannya, termasuk ditempatkannya snaiper yang sudah dilatih guna terjaminnya keamanan masyarakat ” terang Kapolres Tuban.

Reporter : Pradah
Editor : Rusmiyanto
Publisher : Gunawan

Sum : Hum Pol

Loading...
Artikulli paraprakOperasi Ketupat Semeru 2018, Kapolres Tuban Pimpin Apel Gelar Pasukan
Artikulli tjetërKorban dan Pelaku Pembunuhan Apartment Educity Pakuwon, Sama Sama Bandar Narkoba

Tinggalkan Balasan