Pengakuan Wanita dan Pria Warga Sidoarjo Pembawa 4 Kilo Sabu

Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Narkoba pamerkan 4 kilo sabu dan dua pelaku

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Nunuk (28) dan Adi alias DI (37), warga Pagerwojo Buduran, Sidoarjo yang ditangkap oleh Unit Reskoba Polrestabes Surabaya, Minggu (15/9/2019), sekitar pukul 09.00 WIB, lalu terpaksa harus mendekam dalam penjara.

Dihadapan polisi, Nunuk nekat membawa sabu seberat 4,7 kg itu ternyata mengikuti perintah suaminya.

Dalam pengakuannya, suami Nunuk kini sedang mendekam di lapas Sidoarjo. “Melalui komunikasi WA (Whatapp) suami saya minta mengambil barang yang isinya sabu,” kata Nunuk di Mapolrestabes Surabaya.

Bukan hanya itu, Nunuk mengaku, dirinya setidaknya sudah mengambik sabu sebanyak 10,7 kg untuk dijual di daerah Surabaya.

Dari penjelasan ibu dua anak ini, pertama dirinya diminta sang suami mengambil dan mengirimkan sabu sebanyak 3 kg dan lolos dan berhasil dijual.

Dari setiap pengiriman, pelaku memperoleh imbalan sekitar Rp. 4 juta hingga Rp. 7 juta.

Apesnya, pada minggu lalu, aksi ke tiganya bersama Adi ternyata tercium oleh Kepolisian Satnarkoba, Polrestabes Surabaya yang datang menangkapnya.

Loading...

Sementara, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, meski sempat kesulitan menggali informasi pergerakan sabu wanita muda ini.

Anggotanya akhirnya berhasil mengamankan pelaku Nunuk pada saat hendak mengirim barang haram itu.

Pelaku ini merupakan jaringan narkoba dari dalam Lapas. Menurut hasil pengungkapan, pelaku pemilik yang ada dalam lapas menggunakan ponsel untuk mengendalikan kurir di luar.

“Sampai akhirnya narkoba yang dikirim dari Jakarta ini bisa sampai ke bandar narkoba di Surabaya,” sebut Sandi Nugroho, Selasa (17/9/2019).

Lanjut Sandi, dengan keberhasilan ungkap narkoba yang cukup bayak ini, setidaknya dari sitaan ini dapat menyelamatkan ribuan warga di Surabaya.

Dari tangan kedua tersangka ini selain barang bukti, 20 (dua puluh) plastik berisi sabu seberat 4,7 kg, petugas mengamankan barang bukti buku tabungan an Sri XX, tiga ponsel, dan dua kendaraan sepeda motor.

Kini, kedua tersangka sudah mendekam di sel tahanan Polrestabes Surabaya. Meraka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Editor : Budi

Loading...
Berita sebelumya11 Motor 2 Mobil Rusak Ditabrak Mobil ‘Pak Dosen’
Berita berikutnyaWakil Bupati Banyuwangi Doakan Mufti Anam Jadi Bupati Masa Depan Pasuruan

Tinggalkan Balasan