Pengakuan Dua Jambret Belia di Surabaya yang dilumpuhkan Petugas

129

Surabaya, Kabarjawatimur.com-
Dua pemuda ini harus merasakan panasnya timah panas unit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya.

Itu setelah dua pemuda yang bernama Abizar Ramadhani (18) warga Demak Timur Gang V Surabaya dan Harun Alrasyid (19) warga Tuwowo Rejo 8 Surabaya ini menjambret di Jalan Simo Kwagean Surabaya pada, Minggu (26/8/2018), lalu.

Dalam penyidikan, kedua bandit ingusan tersebut mengaku sudah beraksi di 8 TKP (tempat kejadian perkara) yaitu Jalan Tidar, Benowo, Sidoarjo, Rungkut, Sidotopo, Gresikan, Menur, Petemon dan Demak.

Sementara, uang hasil jambret tersebut selama ini di gunakan untuk memodifikasi sepeda motor.

“Baru 8 kali pak, uangnya buat modif sepeda motor,” aku Harun singkat.

Kapolsek Sawahan, Kompol Dwi Eko mengatakan, kedua pelaku berhasil ditangkap setelah aksinya yang terakhir di Simo Kwagean. Keduanya menjambret seorang wanita, dengan mengendarai sepeda motor Vario bernopol L 3411 AH, keduanya mencari sasaran di Jalan Banyu Urip Surabaya.

Baca Juga  Even JKCI IV Digelar, 10 Duta Besar Datang ke Jember

“Memang kedua pelaku selalu mencari korban seorang wanita. Pada saat itu, korban meletakan dompetnya di dasbox sepeda motor,” jelas Dwi Eko, Senin (28/8/2018).

Loading...

Keduanya lalu mengikuti korban, Harun yang berperan sebagai joki mengikuti dari belakang. Begitu sampai di Simo Kwangean, kedua Harun memepetkan sepeda motornya dan Abrizal yang eksekutor langsung mengambil dompet tersebut.

Begitu tersangka melarikan diri, keduanya dikejar oleh korban sambil berteriak minta tolong (Maling).

Anggota yang sedang melalukan patroli mendengar teriakan tersebut dan membantu korban mengejar pelakunya.

Sesampainya di salah satu rumah warga, kedua tersangka memarkir sepeda motornya dan meminta tolong untuk bersembunyi di dalam rumahnya yang membuat pemilik rumah terkejut dan langsung keluar rumah.

Baca Juga  Bertengkar, Suami Siri Tega Bunuh Istri lalu Rampas HP dan ATM Korban

“Begitu mengetahui yang mengejarnya adalah polisi, pemilik rumah tersebut memberitahukan jika ada dua pemuda bersembunyi di dalam rumahnya. Dengan mudah anggota menangkap kedua pelaku,” tambah Dwi.

Ketika dilakukan penggerebekan tersebut, kedua pelaku mencoba melarikan diri. Hingga keduanya berhasil ditangkap setelah polisi menembak kaki para pelaku.

“Karena mencoba kabur, maka petugas lalukan tindakan tegas menembak kaki masing-masing pelakunya,” tutup Dwi Eko.

Teks foto : Dua jambret ditembak pada kaki oleh Polisi.

Reporter : Ekoyono

Loading...
Artikulli paraprakKepala Dinas Kesehatan Gresik Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi
Artikulli tjetërIni Pesan Kapolres Tanjung Perak di Acara Cangkrukan

Tinggalkan Balasan