Kabid Humas pamerkan dua pelaku yang ditangkap Polda Jatim.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Tersangka HTS yang merupakan tersangka Ilegal akses atau hacker juga penampung data llegal akses yang dibekuk oleh Unit III Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terus dikembangkan.

Dari pengembangan ini, dibekuk kembali dua pelaku lainnya yang diketahui beraksi sejak bulan April 2021. Dua Tersangka yang ditangkap, FSR warga Bekasi dan AZ asal Jakarta.

Dalam aksi kejahatan yang dilakukan terhadap mayoritas korban yang kebanyakan warga Amerika ini, tersangka FSR sebagai penyedia layanan rekening bersama (rekber). Dalam hal ini FSR memfasilitasi tersangka HTS dan PS (DPO) dalam melakukan transaksi jual beli data CC (Credit Card/kartu kredit).

Sementara, tersangka FSR membuat grup Facebook Messenger “Done” sebagai sarana komunikasi antara penjual, pembeli, dan penyedia rekber, dan dana ditranfer ke rekening bersama milik FSR.

Peran tersangka AZ yakni sebagai pengirim data email (email result) ke tersangka HTS berupa alamat dan password email yang jika diakses email tersebut berisi data pribadi dan data perbankan (data CC) milik warga negara asing.

Data email dari tersangka AZ termasuk dari sekumpulan data CC yang ditampung oleh tersangka HTS yang selanjutnya diteruskan ke tersangka AD untuk diolah sedemikian rupa.

Baca Juga  Awas! Ngaku Bisa Jadikan AKPOL, Pria ini Diamankan Polda Jatim

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli mengatakan, Tersangka FSR dan AZ ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari keempat tersangka HTS, juga tiga pelaku yang sebelumnya telah ditangkap oleh anggota Unit IlI Subdit V/Siber.

Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka HTS dihubungkan dengan barang bukti yang ada, diperoleh
petunjuk yang mengarah kepada tersangka lainnya yaitu tersangka FSR yang memiliki peran sebagai penyedia layanan rekber, ditangkap petugas di Kabupaten Bekas.

Loading...

“Pemeriksaan terhadap tersangka HTS juga mengarah kepada tersangka lainnya yang memiliki peran sebagai data email (email result) yakni tersangka AZ yang dibekuk di Jakarta,” kata Gatot, Senin (28/6/2021).

Dikabarkan sebelumnya, 4 Mahasiswa Jatim dan Jateng dibekuk Unit III Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terkait tindak pidana mengakses komputer/sistem elektronik milik orang lain dengan cara apapun (ilegal akses/hacker).

Identitas tersangkanya, HTS asal Bekasi, AD asal Cilacap-Jateng, RH asal Pasuruan-Jatim dan RS asal Solo-Jateng.

Setiap pelaku ini mempunyai peran masing-masing diantaranya, tersangka HTS sebagai koordinator dari para tersangka lainnya, memiliki peran menampung semua data yang dapat digunakan sebagai sarana melakukan perbuatan ilegal akses.

HTS ini menampung, dengan cara membeli Akun Paxful (berisi data milik orang lain) dari tersangka RS untuk dikirimkan kepada tersangka AD sebagai eksekutor (pengolah data).

Baca Juga  Gubernur Khofifah Resmikan Dermaga IV Rute Ketapang-Lembar

Dirinya juga mengirimkan Data Credit card (Data CC) milik orang lain kepada tersangka AD dan data email resuit yang berisi Akun Amazon didalamnya untuk diolah oleh tersangka AD menjadi suatu produk yang dapat digunakan.

Dia lalu, menjual Voucher Indodax yang diperoleh dari hasil ilegal akses kepada tersangka RH serta Akun Venmo (berisi data milik orang lain) yang berhasil diolah tersangka AD untuk dapat dijadikan suatu produk berupa Voucher Indodax yang dapat dikonversikan menjadi mata uang digital (Bitcoin).

Tersangka AD sebagai eksekutor yang mengolah berbagai data yang dikirimkan dari tersangka HTS untuk menjadi suatu produk yang dapat diuangkan dan dibagi hasilnya secara merata.

Mereka akan dijerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 Ayat (2) Jo Pasal 46 Ayat (2) dan Pasal 32 Ayat (2) Jo Pasal 48 Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 55, 56 KUHP.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaLari di Rest Area, Pelaku Pencabulan Ditembak Tim Dhemit
Berita berikutnyaPercepat Proses Vaksinasi, Kapolda Jatim: Sesuai Intruksi Panglima TNI dan Kapolri Kami Akan Buka Gerai Vaksinasi

Tinggalkan Balasan