Beranda headline Pencairan BLT Desa Bono Tulungagung Diduga Bermasalah, Polisi Segera Periksa

Pencairan BLT Desa Bono Tulungagung Diduga Bermasalah, Polisi Segera Periksa




TULUNGAGUNG, (Kabarjawatimur.com) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Bono, Kecamatan Pakel, Tulungagung sebesar Rp. 600 ribu telah dicairkan. Ironisnya, sejumlah warga mengaku hanya menikmati separuh dari uang tersebut.

Gapur (56) salah satu warga Desa Bono Pakel mengatakan, pada hari Jum’at (15/5/2020) lalu dana bantuan langsung tunai dari desa telah realisasi.

“Uang sebesar Rp. 600 ribu rupiah telah saya terima dikantor desa bono,” ucapnya, pada Minggu (17/5/2020).

Namun, sebelum warga tiba dirumah masing-masing, para warga diminta datang ke rumah RW.

“Pak RW meminta sebesar 300 ribu, alasanya untuk dibagikan kepada warga lain yang belum tercover BLT,” ungkapnya.

Hal serupa juga dialami oleh Sudarmaji, salah satu warga Dusun Tanggulasri RW 03 RW III Desa Bono Pakel. Pihaknya juga sama bahwa hanya menikmati separo dana BLT tersebut.

“Saya akui, uang sebesar 600 ribu telah saya terima, meski yang saya nikmati hanya sebesar 300 ribu,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo S mengatakan, segera melakukan kroscek dilapangan.

Mengingat, BLT Desa adalah pemberian uang tunai kepada keluarga miskin atau tidak mampu yang harus segera disalurkan.

“Tujuannya pun sudah jelas, untuk mengurangi beban ekonomi akibat dampak pandemi corona virus disease 20019,” imbuhnya.

Untuk itu, ia berharap agar tidak terjadi gejolak yang timbul dimasyarakat terkait penyaluran dana bantuan covid 19. (*)

Reporter : Zainul Fuad




Loading...


Tinggalkan Balasan

TRENDING

Pencairan BLT Desa Bono Tulungagung Diduga Bermasalah, Polisi Segera Periksa

TULUNGAGUNG, (Kabarjawatimur.com) - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Bono, Kecamatan Pakel, Tulungagung sebesar Rp. 600 ribu telah dicairkan. Ironisnya, sejumlah warga mengaku hanya menikmati...

Polisi Jember Juga Amankan Mobil Gerry

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Anggota Sat Reskrim Polres Jember hanya butuh waktu 3 hari untuk mengungkap pelaku pembunuhan Yohanes Satryo Leonardo Gerry atau Gerry. Polisi berhasil...

Habib Umar Assegaf Vs Pol PP, Polisi : Kita Akan Cari Konten Provokasi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) - Video viral yang mempertontonkan petugas Satpol PP baku jotos dengan pria berpakaian serba putih layaknya seorang Habib, di media sosial memasuki babak...

Merebak Covid-19, Paranormal Banyuwangi Ki Amuk Rogo Gelar Ritual Tolak Bala

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) - Di Banyuwangi, upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) juga dilakukan kalangan dukun. Salah satunya oleh Ki Amuk Rogo. Bersama masyarakat, dia menggelar...
Loading...