Penanggung Jawab PT. Sinar Suri Sukomanunggal Dikejar Polisi

155
FOTO: Proyek Pengeboran tanah yang dilakukan di PT. Sinar Suri yang jebol

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Jebolnya tanggul lumpur pengeboran tanah yang dilakukan di PT. Sinar Suri Jalan Raya Sukomanunggal  No. 168 Kec. Sukomanunggal, masih terus diselidiki oleh petugas.

Pembangunan gedung proyek di Jalan Raya Sukomanunggal No. 168, Surabaya milik PT Sinar Suri yang jebol hingga menewaskan Imam Safi’i (35), salah satu karyawan PT. Ardiles yang tertimbun luapan lumpur.

Hingga Selasa (13/8/2019) siang, polisi sudah memeriksa 8 orang sebagai saksi mulai dari karyawan, mandor, penanggung jawab hingga pemilik bangunan tersebut.

Namun, pihaknya masih mengejar satu penanggung jawab yang melarikan diri.

“Kami masih mengejar satu penangung jawab proyek pembangunan tersebut yang melarikan diri,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga  SK Kenaikan Pangkat PNS, Bupati Bojonegoro Harapkan Peningkatan SDM

Dari proses penyelidikan dan penyidikan tersebut, Unit Tipiter Satreskrim Polrestabes Surabaya, Tim Inafis dan Tim Labfor Cabang Surabaya sudah melakukan olah TKP, hingga membersihkan lumpur yang membahayakan warga jika musim hujan tiba.

Loading...

Satreskrim Polrestabes masih menunggu hasil sampeling tim Labfor Mabes Polri cabang Surabaya untuk menentukan siapa penanggung jawab atas insiden itu.

“Ada dugaan kelalaian dalam pelaksaanan proyek tersebut yang menyebabkan meninggalnya seseorang. Kami masih menunggu hasil labfor, jika memenuhi unsur, kita akan gelar perkara untuk dinaikan ketahap selanjutnya,” tutup Sudamiran.

Diberitakan sebelumnya, Pengeboran tanah yang dilakukan di PT. Sinar Suri Jalan Raya Sukomanunggal  No. 168 Kec. Sukomanunggal menelan korban duduga tewas.

Baca Juga  Lima Orang Penjudi Doro Ploso, Peran Masing Masing Pelaku

Pengerjaan kontraktor yang sedang melakukan pengeboran dengan kedalaman kurang lebih 30 meter pada, Sabtu 10 Agustus 2019 sekira jam 12.05 WIB, terjadi luapan lumpur.

Lumpur meluap dikarenakan penampungan lumpur sementara untuk melakukan pembuatan pancangan guna untuk pembangunan gedung jebol.

Reporter: Eko
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakDriver Ojol Mesum, Beraksi Pakai Motor Lain, Pernah Curi CD Tetangga
Artikulli tjetërKader Posyandu di Rogojampi Ciptakan APE dari Bahan Bekas

Tinggalkan Balasan