BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Seorang pemudik Lebaran 1440 Hijriyah dari Pulau Bali dilaporkan meninggal dunia ketika baru saja turun dari kapal di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (3/6/2019)

Pemudik tersebut diketahui bernama M Abrori (36). Rencananya dirinya akan pulang di kampung halamannya di Dusun Tegal Kubur, Desa Yamin sari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Diketahui, korban berangkat menuju Jawa Tengah bersama 4 rekannya, yakni; Wahidin (35), Irvan Malam (28), Anas Sahirul Alim (26), dengan mengendarai Bus Pahala Kencana nomer polisi B 7098 XA. Namun baru sampai sekitar daerah Soka Tabanan, tiba – tiba korban mengeluh sakit.

Kasat Polairud Polres Banyuwangi, AKP Subandi membenarkan, di atas bus Abrori mual-mual lalu muntah. Sesampainya di Gilimanuk korban turun dari bus dan muntah lagi.

Baca Juga  Pengakuan Bohong Kades Vivin Tentang Program Air Bersih Pulau Merah

“Di atas kapal korban bersama rekannya turun dari bus dan duduk di kursi penumpang. Namun korban mengeluh sesak nafas hingga tidak sadarkan diri bahkan sampai mengeluarkan air seni,” ujar AKP Subandi.

Loading...

Selanjutnya, ketika kapal sandar di Pelabuhan ASDP Ketapang, tim medis dari Posko Kesehatan langsung melakukan pemeriksaan, dan nadi korban bahkan masih berdenyut.

“Korban dilarikan ke RSUD Blambangan. Hasil pemeriksaan dokter dinyatakan meninggal dunia dan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Penyebab kematian diduga karena stroke atau serangan jantung,” ungkap Kasat Polairud.

Peristiwa ini terjadi Senin (3/6/2019) sekitar pukul 18.00 WIB. Sampai jam 21.15 WIB jenazah korban masih terbaring di kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi.

Baca Juga  Camat Pesanggaran Banyuwangi Dilaporkan Polisi Soal Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19

Sementara itu, Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjungwangi, AKP Idham Kholid menjelaskan, aparat masih menunggu kedatangan kerabat korban dari Denpasar, Bali. Rencananya korban akan dibawa pulang menuju Tegal.

“Sekarang masih perjalanan. Informasinya masih sampai wilayah Bajra, Tabanan. Tadi sudah ada pembicaraan antara pihak bus, operator kapal, serta keluarga korban soal biaya pemulangan jenazah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman
Editor: Rizky

Teks Foto: Petugas Kepolisian saat memeriksa korban di RSUD Blambangan, Banyuwangi

Loading...
Berita sebelumyaWarna-Warni ‘Festival of Light’ Spot Selfie ala Negeri Dongeng
Berita berikutnyaPolisi Surabaya Siaga Satu, Jaga Aman Lebaran Pasca Bom Sukoharjo

Tinggalkan Balasan