Pemuda Wonokromo Surabaya Ditembak Mati Petugas, Jadi Bandar dan Melawan Saat Diamankan

1938

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-
Terduga Bandar narkoba ditembak mati oleh Unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (10/8/2020) dini hari.

Warga Wonokromo berinisial B (25) itu ditembak mati lantaran mencoba kabur hingga melawan saat diamankan ketika ketika digelandang ke rumah tempat yang dijadikan gudang penyimpanan barang didaerah Porong Sidoarjo.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, pelaku ini adalah bandar narkoba jaringan yang sebelumnya ditangkap sebelumnya.

Pelaku ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya hingga didapat ciri-ciri dan juga kediamannya dan merupakan bandar.

“Pada saat digelandang Petugas, dia mencoba kabur dan tidak mau menunjukkan tempat penyimpanan barang bukti,” sebut Memo, Senin (10/8/2020).

Loading...
Baca Juga  Didik Mukrianto Minta Wakapolri Tak Gegabah Melibatkan Jeger

Ketika petugas melakukan penggeledahan gudang dikawasan Porong, saat diminta membuka tas berisi narkoba, pelaku mencabut senjata dan berusaha menyerang anggota.

Karena membahayakan keselamatan petugas dan tidak mengindahkan tembakan peringatan, terpaksa dilakukan tidakan tegas terukur hingga tersungkur.

“Terpaksa kita lakukan tindakan tegas terukur, petugas langsung membawanya ke rumah sakit namun dalam perjalanan pelaku tewas,” tambah Memo Adrian.

Kasus tersebut hingga saat ini masih ditangani Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya termasuk mengumpulkan berapa banyak barang bukti yang didapat dari pelaku B ini.(*)

Reporter : Eko

Teks : Pelaku yang ditembak mati Polisi

Loading...

Tinggalkan Balasan