Pemuda Banyuwangi Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Tempat Karaoke ‘King Star’

91
Korban pengeroyokan di tempat karaoke

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pemuda asal Desa/Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Galuh, menjadi korban pengeroyokan di tempat Karaoke ‘King Star’ masuk Kecamatan Gambiran.

Akibatnya, pemuda berusia 25 tahun tersebut mengalami luka dibagian kepala dan terpaksa harus dilarikan ke RSU Al-Rohmah Jajag.

“Awalnya salah satu orang itu memukul kepala saya dari belakang,” kata Galuh kepada wartawan, pada Selasa (12/11/2019)

Kejadian itu berawal, pada Minggu (9/10/2019) sekira pukul 24.00 Galuh hendak pulang menuju parkiran tiba-tiba dipukul oleh gerombolan orang tak dikenal. Usai dipukul, korban langsung terkapar di lantai.

Tak puas dengan satu pukulan, gerombolan orang tak dikenal berjumlah sekitar tujuh orang itu pun terus melancarkan pukulan ke tubuh korban. Bahkan salah satu pelaku melayangkan pukulan menggunakan botol miras ke arah kepala korban.

Loading...
Baca Juga  Syaifuddin Minta Skema Pembiayaan Perpres 80 Direvisi

“Saya tangkis pukulan botol itu dengan tangan saya,” ujarnya.

Akibat menangkis serangan itu, tangan korban sebelah kiri mengalami luka sobek cukup parah. Usai menghajar korban, kawanan pelaku itu langsung kabur meninggalkan lokasi karaoke ‘King Star’

Kapolsek Gambiran, AKP Sumaryata mengatakan, Polisi sudah mendatangi lokasi usai insiden itu. Saat ini polisi masih melakukan pengambangan kasus penganiaaan yang terjdi di tempat hiburan malam itu.

“Hingga saat ini korban masih belum membuat laporan secara resmi ke polsek. Namun kami masih terus mendalami kasus tersebut,” ungkap kapolsek.

Sementara itu, pihak managemen tempat Karaoke ‘King Star’ membenarkan atas kejadian dugaan pengeroyakan tersebut dan pihaknya mengak telah ditangani oleh Polsek setempat.

Baca Juga  Mantan Kades Ditetapkan Tersangka Kasus PKH

“Sudah di tangani Polsek,” ujar Titin nama akrab managemen tempat Karaoke ‘King Star’. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakKades Sumberagung Sebut Tidak Pernah Mengundang Kades diluar Pesanggaran
Artikulli tjetërSabar! Soal KTH RPH Pulau Merah, ADM Perhutani Banyuwangi Selatan Masih Tunggu SK

Tinggalkan Balasan