Pemkot Surabaya Akan Luncurkan ‘Sayang Warga’ di Titik Beratkan Kepada Warga Miskin

1814

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Pemerintah Surabaya bersama Kominfo Surabaya menerbitkan aplikasi Sayang Warga, aplikasi yang dikordiner Dinas Kesehatan Surabaya ini masih belum di luncurkan.

Program Sayang Warga yang akan diluncurkan oleh Pemerintah kota Surabaya dalam waktu dekat ini di titik fokuskan tentang layanan kesehatan bagi masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dikatakan oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Gubeng, Anie Shintawati. Pihaknya memberikan keterangan bahwa program Sayang Warga telah di bahas bersama pada Selasa (18/2/2022) di Gedung Wanita Candra Kirana Jl. Kalibokor Selatan.

Selama mengikuti rapat bersama dengan pihak Pemerintah kota Surabaya bahwa aplikasi yang di bentuk oleh Dinas Kesehatan Surabaya nantinya akan digerakkan oleh kader Posyandu melalui Puskesmas masing masing.

Baca Juga  Selain Buku Catatan dan Timbangan, Polisi Surabaya juga Temukan Boneka

“Laporan hasil rapat kemarin tentang program Sayang Warga nantinya akan di pergunakan untuk mendata ulang bagi warga yang kategori sementara MBR dan di titik beratkan tentang laporan taraf Kesehatan lingkungan warga,” ujarnya.

Loading...

Meskipun program yang menitik beratkan tentang kesehatan masyarakat, namun nantinya Sayang Warga akan mencangkup segala kebutuhan warga kategori yang tercatat MBR. Bila dilihat dari fungsi program Sayang Warga tidak jauh berbeda dengan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang juga dikordiner oleh para Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Namun saat dipertanyakan tentang program Sayang Warga apakah menjaring tentang usaha UMKM?
Anie Shintawati mengatakan hal tersebut tidak dibahas dalam rapat, sementara teritorial yang dijelaskan adalah tentang kesehatan keluarga yang mencakup kondisi rumah dan keluarga sehat.

Baca Juga  Jokowi Ijinkan Buka Masker Area Terbuka, Alasannya Covid Makin Terkendali

“Maksudnya itu adalah apakah rumah warga sudah memiliki Jamban atau tempat pembuangan air besar, selain itu kondisi rumah apa dikatakan sehat dengan mempunyai cendela dan tentang pendataan jumlah keluarga dan taraf ekonominya, tapi tentang bantuan UMKM tidak termasuk,” tambahnya.

Dengan program Sayang Warga yang melibatkan kader Posyandu untuk melakukan survei terhadap warga sekitar, diharapkan bisa betul betul tepat sasaran terhadap warga yang betul betul berhak menerima bantuan.

“Kami harap survei yang dilakukan oleh Dinkes Surabaya bersama kader Posyandu betul betul bisa mengena dan tidak ada diskriminasi maupun unsur kesengajaan kepentingan lain,” tutupnya.

Caption : Program Sayang Warga bagi warga MBR
Reporter. : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakBobol Rumah Kosong Empat Pria Diciduk, Satu Anak 14 Tahun
Artikulli tjetërWabup Gresik Berharap Para Perias Tiara Kusuma Beri Pelatihan Untuk Difabel

Tinggalkan Balasan