Bupati Hendy Siswanto saat melantik sejumlah pejabat beberapa waktu lalu.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember krisis Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah kota tembakau akan kekurangan ribuan personil ASN.

Kepala Badan Kepegawain dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Suko Winarno menyampaikan penyebab dan solusi untuk memenuhi kekurangan personil pegawai tersebut. Suko menjelaskan, saat ini di lingkungan Pemkab Jember kekurangan  sekira 9.000 pegawai.

Untuk memenuhi itu, pihak BKPSDM akan mengajukan pengadaan format CPNS.

“Otomatis untuk menutupi kekurangan itu, saat ini teman-teman, dobel-dobel kerjaaanya dan lembur, itu yang terjadi dilapangan saat ini,” katanya.

“Bisa bayangkan kalau umpamanya tidak diimbangi, bagaimana untuk pengadaan pegawai nya,” tutur Suko.

Lebih jauh ia mengatakan, di 2021 ini Jember, mendapat formasi 4.305, otomatis itu akan mengurangi kekurangan yang ada di Pemerintah kabupaten Jember.

Baca Juga  Oleh-Oleh Bupati Hendy Temui Menko Marves, Dapat Alokasikan Vaksin 500 Ribu Dosis dan Dukungan Kembangkan Sektor Kelautan

“Khusus di lingkup Dinas Pendidikan ada beberapa ribu tenaga honorer, itu yang banyak disektor Pendidikan,” katanya.

Penyebab kekosongan ASN tersebut adalah banyaknya personil yang saat ini memasuki masa pensiun. Sebagai buktinya saat pemerintah daerah memberikan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 101 orang Aparatur Sipil Negara (ASN), di Pendapa Wahyawibawagraha pada, Selasa (12/10/2021).

Loading...

Lebih jauh Suko Winarno, menyebutkan di tahun 2021, terdapat 1.700 orang yang pensiun.” Tahun ini ada 1.700 orang pensiun,” sebutnya.

Disisi lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano, mengungkapkan pengurusan pensiun di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) saat ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga  Keluarga Sholeh Dapat Pinjaman Rumah dan Bantuan Sosial

“Sekarang sudah ada aplikasi yang bisa dipergunakan untuk mempercepat proses,” katanya.

Sebanyak 101 orang personil yang pensiun terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga pendidikan pejabat struktural kemudian staf administrasi.

Mirfano berharap, pelayanan bagi para calon pensiun terus ditingkatkan. “Kalau bisa tahun depan lebih baik lagi agar tidak ada satu orang pun calon pensiun ini yang tidak bisa menerima pensiunan,” katanya.

Ia berpesan, kepda para pensiunan agar terus bersyukur karena sudah pensiun dalam keadaan Khusnul khatimah.

Selain itu, ia juga mengatakan kepada penerima SK pensiun dapat menerima dengan riang gembira seperti menerima SK pengangkatan CPNS. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaMembahayakan Warga, Komisi A DPRD Surabaya Undang Trans Icon Surabaya
Berita berikutnyaPertanda Agrowisata Kebun Pak Inggih, Kades Sekapuk Resmikan Monumen Ratu Agro

Tinggalkan Balasan