JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember pusatkan perawatan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri atau isoman. Lokasi perawatan itu dipusatkan di hotel milik Pemkab Jember yakni Hotel Kebon Agung, di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.

Pada kesempatan itu, Bupati Hendy Siswanto bersama dengan Dandim 0824 Jember Letkol La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin melakukan pertemuan dengan pimpinan OPD terkait dan BPBD Jember, Minggu (25/7/2021).

Menurut Hendy, pemusatan perawatan untuk isoman dilakukan agar warga yang menjalani isolasi dapat dengan mudah diawasi perkembangan kesehatannya.

Pemkab Jember sendiri selama ini kesulitan memprediksi kecepatan penyebaran dan penularan virus Covid-19. Pasalnya mereka yang terpapar selama ini cenderung meremehkan gejala-gejala yang mereka rasakan dan tetap beraktifitas seperti biasa padahal ini sangat berbahaya untuk warga lainnya.

Baca Juga  Polisi Jember Tangkap 'Malin Kundang', Eh Maling Kutang

”Antara Covid dengan ekonomi ini beriringan masih banyak warga ini yang kerja hari ini untuk makan hari ini dan mereka kalau sakit panas itu tidak dirasa, kalau sesek udah masuk, padahal menuju sesek butuh 3-4 hari, itu nyebar kemana-mana (berpotensi menyebarkan virus),” katanya.

Loading...

Agar warga isoman fokus penyembuhan, pemerintah menyediakan lokasi isoman. Tidak hanya itu pemerintah membiayai dan menyuplai kebutuhan keluarga, selama yang bersangkutan tinggal di pusat isolasi.

”Sekarang ini sistemnya isolasi mandiri kita biayai semuanya. Keluarga yang ditinggal kita beri sembako, yang isolasi disini kita beri makan tiga kali. Biar tidak kemana-mana,” jelasnya.

Pusat perawatan isoman yang dipersiapkan berkapasitas 120 orang. Selain di hotel, juga dibuka pusat isoman lainnya di Jember Sport Garden (JSG).

Baca Juga  Di Sebatik, Taruna AAL Satlat KJK 2021 Kunjungi Patok 3 Tapal Batas Indonesia-Malaysia

”Kapasitasnya 66 tapi dengan tenda bisa sampai 120 orang. Tapi di JSG kami persiapkan secara bertahap. Karena disini saja membutuhkan 305 petugas,” jelasnya.

Namun demikian Hendy berharap tidak ada seorang pun yang dirawat di kedua tempat tersebut. Karena dirinya tidak ingin ada warga yang terkonfirmasi Covid-19 positif lagi.

”Mudah-mudahan tidak ada warga yang dirawat disini,” tandasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaPernah Mendekam di Penjara, Pria Bertato Kembali Ditangkap Polisi
Berita berikutnyaPPKM Level 4 Hingga 2 Agustus 2021, Pedagang Boleh Buka

Tinggalkan Balasan