Pemkab Gresik Siapkan Dana Rp 150 Miliar Untuk Hadapi Dampak Covid-19

75
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama pimpinan Forkopimda Gresik saat meluncurkan bantuan paket sembako.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan dana sebesar Rp 150 miliar untuk menghadapi dampak pandemi virus corona (covid-19). Selain itu, pemerintah daerah juga mengeluarkan kebijakan baru terkait pembebasan retribusi bagi pedagang pasar.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat peluncuran paket bantuan sembako bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19, yang berlangsung di halaman Pemkab Gresik, pada Selasa (7/04/2020).

“Bersama tim anggaran, kami telah menyiapkan dana ini untuk mengantisipasi dampak yang diakibatkan oleh covid-19. Kami berharap kebijakan ini didukung oleh legislatif,” tuturnya.

Loading...

Untuk tahap awal, pemkab akan membagikan 20 ribu paket sembako berisi 5 kilogram beras, mie instan, kecap dan lain-lain di lima kecamatan berstatus zona merah. Yakni Kebomas, Gresik, Manyar, Panceng dan Driyorejo.

Baca Juga  7 Gengster Pembacok Satpam di Pakuwon City Dibekuk Polres Perak

Selanjutnya, untuk wilayah kecamatan yang lain juga akan menerima paket sembako dengan alokasi 400 ribu paket. Nantinya paket sembako ini akan dibagian mulai April, Mei, Juni dan Juli.

Dia menambahkan, pihak pemerintah desa juga diminta ikut memerangi covid-19 melalui penggunaan dana desa. Disebutkan, dana desa akan segera dicairkan paling lambat hari ini atau besok. Tentunya sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Misalnya desa menyiapkan ruang isolasi diri bagi warga yang datang mudik. Tentunya harus menyiapkan makanan selama 14 hari. Jadi tidak ada istilah warga kelaparan karena diisolasi,” paparnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakRampas HP Cewek Penjual Es, Pria Surabaya Nyaris Bonyok
Artikulli tjetërBeredar Surat Kaleng, Warga Batangsaren-Tulungagung Geram

Tinggalkan Balasan