Pemkab dan Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Raker Terkait Kemiskinan Ekstrem

99

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja komisi pada hari ini, Kamis 07/07/2022 bertempat di ruang rapat Paripurna DPRD. Dalam rapat komisi tersebut menghadirkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama sejumlah Kepala OPD, pimpinan DPRD, Ketua dan anggota Komisi C guna membahas sinkronisasi data kemiskinan dan sinergi pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bojonegoro tahun 2021.

Sebanyak lima Kabupaten di Provinsi Jawa Timur menjadi pilot project atau percontohan Program Nasional percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem tahun 2021. Kelima Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, Bojonegoro, dan Kabupaten Lamongan.

Loading...

“Pemkab Bojonegoro sejauh ini telah mempunyai banyak program pengentasan kemiskinan. Ini sejalan dengan target pemerintah pusat yang menjadikan Bojonegoro sebagai pilot project penanganan kemiskinan ekstrem 2021,” ungkap Bupati Bojonegoro dalam awal pemaparannya.

Baca Juga  Cabuli Pelajar 17 Tahun Dengan Modus Ajak Main Game, Pelaku Gagahi 3 Kali

Adapun strategi yang telah dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro yaitu :

  1. Melakukan pendataan mandiri mulai bulan Januari 2022, mendahului Inpres No 4 Tahun 2022.
  2. Melakukan identifikasi kesesuaian program kegiatan intervensi dengan strategi pengentasan kemiskinan.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, maksud Pemkab Bojonegoro melakukan pendataan mandiri yakni sebagai langkah validasi dan pemutakhiran data secara real dan faktual oleh tim verifikasi di tingkat Desa.

“Kemudian Pemkab Bojonegoro akan memberikan Dana Insentif Desa (DID) guna mendorong Pemerintah Desa mengupayakan penurunan angka kemiskinan di Desanya.” jelas Bupati. (*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakKomisi B Dukung Peleburan BUMD yang Tidak Efektif
Artikulli tjetërHukuman Mati Bagi Dua Kurir Narkoba 43 Kilo

Tinggalkan Balasan