Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi APBD Tertinggi

183

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat, Bupati Bojonegoro terima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia sebagai Pemerintah Daerah kategori Kabupaten dengan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi Pertama Tahun Anggaran 2021. Pada Kamis pagi (02/06/2022), di Hotel Bidakara, Birawa Assembly Hole.

Hadir bersama 28 Bupati/Wali Kota dan 11 Gubernur, acara yang dibuka langsung Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Keuangan Daerah dan Penganugrahan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tertinggi.

Empat kategori anugerah yang diberikan diantaranya adalah Realisasi Pendapatan Tertinggi, Realisasi Belanja Tertinggi, Realisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi serta Realisasi Program Taspen (Taspen Award).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri menyampaikan ucapan terimakasih atas capaian dari Pemerintah Provinsi hingga Daerah yang mampu merealisasikan APBD dengan baik, diharapkan mampu mendukung program Pemerintah Pusat dalam Percepatan Pertumbuhan Perekonomian Nasional yang sempat lesu dimasa pandemi.

Baca Juga  Geliat Kampoeng Thengul, Lestarikan Seni Khas Bojonegoro

“Dengan adanya percepatan realisasi pendapatan daerah diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan cara penggunaan produk dalam negeri/produk lokal.” Harapnya.

Loading...

Bupati Bojonegoro didampingi Kepala Bapenda Bojonegoro Drs. M. Ibnu Soeyoeti, MSi dan kepala BPKAD Luluk Alifah, SE. MM. Usai acara tersebut Bupati menyampaikan terimakasih atas kerjasama seluruh pihak. Hal tersebut menjaga komitmen kami untuk terus mengawal percepatan dan peningkatan penerimaan Pendapatan Daerah, khususnya juga dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Bojonegoro juga berharap dengan adanya anugrah ini tidak membuat pemkab berpuas diri, sehingga pemkab bisa terus berinstropeksi diri dalam upaya memacu peningkatan pendapatan daerah demi tetap mendukung pembangunan Kabupaten Bojonegoro yg sejahtera dan merata.

Baca Juga  Belasan Poket Didapat Polisi dari Rumah Semolowaru

“Atas apresiasi yang diberikan, menjadikan pemicu bagi kami dan Pemkab Bojonegoro untuk terus bekerja lebih baik lagi, menggunakan anggaran lebih baik lagi dan untuk meningkatkan produktivitas Kab. Bojonegoro.” terangnya.

Tercatat Realisasi pendapatan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2021 ditargetkan mencapai 4,2 triliun, hingga akhir tahun diperoleh sebesar 5,9 triliun atau naik 138% dari target pendapatan daerah yg ditetapkan dalam perubahan APBD TA. 2021.

“Peningkatan realisasi pendapatan tersebut tidak lepas dari upaya dari seluruh Pihak, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab. Bojonegoro dan seluruh OPD penyumbang penerimaan PAD.” ungkapnya.

Salah satunya berupa upaya penyederhanaan sistem pembayaran online dan pengurangan tatap muka demi mempermudah pelayanan kepada wajib pajak melalui sistem pembayaran online / QRIS dan e.commerse (tokopedia, go pay, dana, blibli, ovo, alfamart, indomaret dan pos indonesia).(*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakPolsek Bungah Bekuk Pelaku Curanmor Usai Posting Motor Curian di Medsos
Artikulli tjetërLamongan Gunakan Drone Sebagai Tindakan Efektif Basmi Hama

Tinggalkan Balasan