Rapat Dengar Pendapatan Diruangan Komisi D

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan menggelar Pendapat (RDP) dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten setempat guna membahas kondisi bangunan SDN Banyonneng Laok, Kecamatan Geger.

Loading...

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hasan mengatakan, pasca pihaknya mengecek ambruknya bangunan SDN Banyuning Laok 01, Komisi D mendorong Pemerintah Daerah agar melakukan langkah taktis agar kondisi Belajar Mengajar di SDN Banyonneng Laok 01 tetap berjalan.

“Karena kasihan, muridnya malah mengusulkan agar belajar di bawah pohon atau rumah warga,” tuturnya, pada Selasa (17/12/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika menyampaikan, kondisi SDN ambruk tersebut ke Bupati R. Abdul Latif Amin Imron agar dibuatkan tempat hunian sementara (Huntara).

Baca Juga  Vaksinasi Santri, Kapolres Probolinggo : Kami Targetkan Semua Santri Tervaksin

“Huntara itu adalah hunian sementara untuk langkah antisipasi dan langkah yang bersifat emergensi agar tidak terhenti proses belajar mengajar, insyallah sebulan lagi digarap,” terangnya.

Menurut Bambang, SDN Banyonneng Laok 01 dibangun pada 2008, gedung tersebut memang belum pernah direhab karena selama ini status tanah masih belum dimiliki Pemkab.

“Kita ajukan tahun depan pembangunan menggunakan angaran APBN melalui kementerian PUPR,” ungkapnya. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaRampas HP Pelajar Pria ini Terjatuh, Beruntung Petugas tak Menembaknya
Berita berikutnyaTak mau Ditangkap Polisi, Pria ini Minta Bantuan Warga

Tinggalkan Balasan