Pemilik KenPark Kenjeran Tersangka Berikut Dua Anak Buahnya, Kasus Ambrolnya Seluncuran

25
Kasat Reskrim Polres Tanjung Perak Surabaya

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-Polisi Tanjung Perak akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka, terkait kasus ambrolnya perosotan di Kenjeran Water Park Surabaya, pada 7 Mei 2022.

Ketiga orang yang dijadikan tersangka, salah satunya adalah Manager Operasional berinisial SB, General Manager berinisial PS dan pemilik Kenjeran Park berinisial ST.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, saat ini Reskrim Tanjung Perak menetapkan 3 orang tersangka berkaitan dengan kasus perosotan ambrol menyebabkan 17 orang terluka itu.

“Kita tetapkan tiga tersangka, salah satunya adalah pemilik juga manajemen,” sebut Arief, Selasa (23/8/2022).

Loading...

Proses penyelidikan dan penyidikan perkaranya terbilang agak lama menurut Arif, sejumlah petinggi manajemen Kenpark saat dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan polisi selalu berdalih masih sibuk menangani para korban.

Baca Juga  Siapkan Pertunjukan Spektakuler Peringati Hari Disabilitas Internasional di Jember

Penyidik akhirnya menetapkan tiga orang tersangka tersebut berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, ahli dan petunjuk barang bukti.

Seperti diketahui, puluhan orang di kabarkan menjadi korban saat terjatuh dari seluncur kolam renang Kenpark Pantai Ria Kenjeran Surabaya,Sabtu (7/5/2022), sekitar pukul 13.45 Wib.

Informasi sementara yang didapat media ini ada 16 korban yang mengalami luka-luka setelah terjatuh dari ketinggian papan seluncur di kolam renang

Semua korban yang jatuh dari keluncuran kolam renang di Kenpark Kenjeran mendapatkan pertolongan dari petugas medis dan dibawa ke dua rumah sakit milik pemerintah yakni RS DrSutomo dan Rs Dr Suwandi.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakPuluhan Buruh Korban PHK Kembali Demo PT IKSG Tuban
Artikulli tjetërKarang Taruna Ditunjuk Jadi Verifikator PKH Inklusif, Ketua DPRD Gresik Sebut Sangat Kontradiktif

Tinggalkan Balasan