Pemerintah Jember Formulasikan Merdeka Belajar Bagi Siswa SD-SMP

207

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Jember akan mendorong kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SD dan SMP tidak hanya di kelas saja. Selain agar menambah pengetahuan siswa, pembelajaran di luar kelas lebih menyenangkan.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Hendy Siswanto usai penyerahan SK PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjjan Kerja) kepada 1353 tenaga pendidik atau guru. Kegiatan itu dilakukan Kamis, (24/3/2022) di alun-alun Jember.

“Pembelajaran sekarang itu, pembelajaran di kelas, pembelajaran di lapangan langsung ya,” kata Hendy di depan awak media.

Hendy bahkan berkeinginan pola KBM dilakukan seperti ‘Merdeka Belajar’ yang saat ini berlaku di perguruan tinggi.

“Seperti merdeka belajar mahasiswa, itu penting seperti itu,” katanya.

Baca Juga  Jember Build Tech Carnaval Bukan Pameran Biasa

‘Harusnya mereka (siswa) itu melakukan interaksi dengan guru terutama untuk pelajaran yang berhubungan dengan budi pekerti,” lanjutnya.

Loading...

Hendy juga menyebutkan terkait formula pembelajaran siswa SD-SMP seperti apa yang akan diberlakuka , pihaknya akan meminta Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) untuk menyiapkan formulasi khusus KBM tersebut.

“Saya minta BKPSDM untuk menyiapkan formulasi khusus, agar siswa dan guru melakukan KBM banyak di luar kelas. Seperti kegiatan ekstra kulikuler tapi pelajaran juga di lapangan,”kata suami Kasih Fajarani itu.

Sementara itui meskipun penyerahakn ribuan SK PPPK telah dilakukan, dunia pendidikian masih kekurangam tenaga pendidik. Dari total sebanyak 5000 orang tenaga pendidik yang butuhkan, untuk saat ini.

Baca Juga  Pasca Banjir Pragaan, Bupati Sumenep Gerak Cepat Tinjau Lokasi Terdampak

‘Total ada 5000 yang dibutuhkan. Yang lulus (CPNS) ini sebanyak 2600, yang 1353 ini yang telah keluar (Nomor induk pegawai) sisanya menunggu NIP dari BAKN (Badan Administrasi Kepegawaian Negera) 854,”jelasnya.

“Mereka kalau sudah lulus itu diolah lagi, datanya itu diolah lagi sama BAKN,”pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakMaking an International Very long Distance Marriage Work
Artikulli tjetërRuang Kelas Sekolah di Surabaya Terbakar

Tinggalkan Balasan