Pemerintah Ancam Tutup KBIH Ngawur, FK-KBIHU Jember: Pembimbing Haji Harus Taat Aturan

Ketua KBIHU Kabupaten Jember M Madini Farouq.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Peringatan keras pemerintah melalui Kementrian Agama RI kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBIHU) yang melanggar aturan yang telah ditetapkan akan dicabut ijin operasionalnya dinilai sebagai upaya menjaga mutu dan keterjaminan layanan terhadap para jamaah haji yang melaksanakan ibadah.

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (FK-KBIHU) Kabupaten Jember, M Madini Farouq meminta kepada seluruh kelompok Bimbingan agar mentaati aturan dan segera menyesuaikan diri.

“Karena memang sudah aturan baku, makanya kelompok bimbingan Haji harus mentaati aturan tersebut,” ujar Gus Mamak, di sela acara Pengukuhan Pengurus DPD FK-KBIHU Jember yang digelas digedung Wahya Wibawa Graha (06/04/2021).

Langkah penyesuaian yang harus secepatnya dilakukan oleh KBIH dalam waktu dekat ini adalah sertifikasi pembimbing Haji. Keberadaan tenaga pembimbing bersertifikat itu menurut Gus Mamak harus dimiliki setiap KBIH minimal satu orang.

“Jika belum memiliki tenaga itu, maka harus segera berproses dan mengikuti Bimbingan serta Pelatihan Sertifikasi Pembimbing,” ujar Pengasuh PP Riyadlus Sholihin Jember yang juga Wakil Ketua FK-KBIHU Jawa Timur itu menjelaskan.

Loading...

Sangsi pencabutan ijin operasional KBIH yang digaungkan pemerintah dinilai Gus Mamak sebagai bentuk warning saja agar KBIH tidak mengedepankan Profit Oriented saja dalam melaksanakan Bimbingan. Tetapi lebih kepada berkhidmat kepada calon jamaah haji.

“Apalagi soal biaya bimbingan itu sudah ada petunjuk dari kementrian agama terkait batasan maksimal yang diperbolehkan,”tegas Ketua KBIH Bismika Jember itu.

Sebelumnya, ketua DPD FK-KBIHU Jawa Timur menandaskan agar seluruh KBIH yang tersebar di Jawa Timur untuk berhati-hati agar tidak masuk kategori nakal dan dicabut ijinnya. Sebagai koordinator KBIH se Jawa Timur, data-data terkait pembimbing termasuk nakal dan tidak sudah terdeteksi.

“Mohon kerja sama semua pihak baik informasi maupun yang lain demi perbaikan layanan haji kedepan. Jika ada yang nakal laporkan kepada kami untuk langsung kami jewer,” tegas KH. Ahmad Shofwan, LC menandaskan.

Acara pengukuhan Pengurus DPD Forum Komunikasi FK-KBIHU Wilayah kerja Jember kemaren berlangsung di Pendopo Bupati Jember.

Hadir diacara itu Kasie haji Kemenag Jatim Moch Ersyad, dan Wabup MB. Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) serta para Pimpinan KBIH setapal kuda yaitu Kabupaten Jember, Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso.

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaWarga Sekampung di Banyuwangi Tertipu Investasi Bodong
Berita berikutnyaDua Tempat Pijat di Jalan Nias Surabaya Digrebek Polda Jatim

Tinggalkan Balasan