Pembunuh SPG Cantik Tertangkap

135

Motifnya ingin menguasai harta benda korban

SURABAYA (kabarjawatimur.com) -Pembunuh sadis Sales Promosion Girls (SPG) Matahari Royal Plasa Surabaya, dibekuk oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya pada, Sabtu (31/12/2016) dini hari. SPG tersebut bernama Yayuk (18) asal Dsn. Cungkup Rt.4 Rw.1 Kel. Bacem Kec. Sutojayan Blitar yang tinggal di Jl.Kalibadar No.17 Taman Sepanjang Sidoarjo.

Dua pelaku tersebut tak lain adalah teman korban sendiri yaitu, Eglileliyas Al. Aldo, (18) asal Dukuh Menanggal Surabaya dan Clin Dogan Al.Clinton ,(18) asal Jl. Keputih Surabaya.

Saat itu, demi harta benda korban keduanya menghabisi nyawa gadis cantik tersebut di bibir sungai Rolak tepatnya dibawah jembatan Tol Surabaya-Malang pada hari Minggu tgl 19 Desember 2016 Pukul 00.30 Wib.

Namun mayat korban ditemukan di Kaliondo dekat Dermaga Wisata Mangrove Rungkut Surabaya pada hari Kamis (22/12/2016) sekira Pukul 16.30 Wib.

Baca Juga  RAP Pembangunan Jembatan, Berikut Penjelasan Dana Dusun Jubellor

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M. Iqbal menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang penemuan mayat, lalu dilakukan Otopsi dengan hasil sementara yaitu terdapat luka benda tajam pada dada atas, bawah rahang kiri, leher dan luka benda tumpul pada kepala belakang.

Walaupun mayat sudah dalam keadaan membusuk, Unit Reskrim yang dipimpin langsung AKBP Shinto Silitonga membuat beberapa tim guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut hingga mendapatkan beberapa nama yang diduga tersangkanya hingga mengerucut pada dua pelaku.

Loading...

Motifnya adalah curas yang sudah direncanakan oleh kedua pelaku.

“Motifnya adalah Curas, dimana tersangka Aldo mengetahui bahwa korban gajian per tgl 17 tiap bulannya, tersangka ingin menguasai uang gaji, motor dan HP milik korban “, kata Iqbal kepada kabarjawatimur.com, Sabtu (31/12/2016).

Baca Juga  Kembangkan Pariwisata Daerah, Menparekraf Apresiasi Kinerja Bupati Bojonegoro

M.Iqbal menambahkan, mereka memilih teman dengan alasan mudah untuk diperdayai, yang merencanakan pembunuhan adalah tersangka Aldo.

Rencananya uang digunakan foya-foya. Padahal saat itu korban cuma ada uang tunai RP. 80.000.

Cilnton yang duduk di depan korban lalu menusuk dada dan rahang korban namun korban teriak. Tersangka Aldo lalu merebahkan korban dan tersangka Clinton menggorok leher korban

“Setelah yakin korban meninggal dunia , tersangka Aldo mendorong korban ke sungai dan tubuh korban hanyut dibawah arus sungai hingga ditemukan di Hutan Mangrove”, tutup Iqbal.

Barang bukti yang disita dari kedua pelaku yang masih pelajar tersebut berupa, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario W-43OZ-ZN ditemukan di Kutisari Utara dekat Sekolah Bethel Surabaya, 1 (satu) bilah pisau. Kini keduanya terancam hukuman seumur hidup.

Reporter: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakKapolres Pamekasan Lantik 90 Anggota yang Naik Pangkat
Artikulli tjetërAsmani Menderita Penyakit Aneh

Tinggalkan Balasan