JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pembangunan bekas pertokoan Jompo yang ambruk pada 2 Maret 2020 lalu saat ini dikebut. Hingga saat ini proses pembangunan telah mencapai 86 %.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) I Made Mardita pihak kontraktor saat ini terus kebut proses pembangunan sebelum tenggat waktu.

”Sampai saat ini sudah 86 % pembangunannya,” Mardita, Rabu (7/4/2021) saat mendampingi Komisi C DPRD Jember saat sidak di lokasi.

”Kita lagi beresin sungai bawah sebagian, setelah itu dinding tanah 6 meter setelah itu aspal agregat,” lanjut pria asal Bali ini.

Cuaca yang tidak menentu menjadi kendala, lanjut Mardita. Curah hujan di hulu sungai yang tinggi membuat air Sungai Jompo sering naik. Akibatnya pekerjaan dihentikan sementara menunggu surutnya air.

Baca Juga  Keluarga Sholeh Dapat Pinjaman Rumah dan Bantuan Sosial

”Kendala kita cuaca saja sempat air disini tinggi. Hampir sebulan kita bertarung sama cuaca,” lanjutnya.

Sementara Ketua Komisi C David Handoko Seto yang melakukan sidak dengan anggotanya Agus Haeroni mengatakan pihak DPRD Jember mendorong rekanan untuk mempercepat pekerjaan.

Loading...

”Kami mendorong pihak pemenang tender (kontraktor) dan BBPJN deadline 24 Mei tapi kami meminta jalan kembali dibuka pagarnya,” kata politisi Partai Nasdem itu.

Dengan pembukaan proyek pembangunan jalan ini diharapkan lalu lintas jalan yang berada tepat di depan rumah pribadi Hendy Siswanto ini dapat kembali lancar.

”Sebelum hari raya ini dapat dibuka pagarnya setidak-tidaknya agar lalu lintas jalan ini dapat kembali lancar,” tegasnya.

Baca Juga  7 Karyawan Curi Besi, Diotaki Satpam Gudang

David juga berharap masyarakat juga memberikan dukungan dengan memilih jalur alternatif untuk menghindari terjadinya kemacetan saat melintas di ruas jalan tersebut.

Sebagai informasi proyek perbaikan dinding sungai yang ambrol akibat tertarik oleh ambruknya pertokoan Jompo tersebut senilai Rp 20 miliar. Anggaran yang berasal dari APBN tersebut selain untuk memasang beton penguat diding tebing sungai, memperbaiki aspal jalan juga untuk membangun taman dan lantai sungai sepanjang 42 meter.

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaImigrasi Jember Ajak Timpora Bersinergi di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Berita berikutnyaTarget 10 Besar, KONI Bangkalan Gelar Apel Puslatkab

Tinggalkan Balasan