Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meninjau stand job mini fair yang digelar di SMK Assa'adah Bungah

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah membuka Job Interview Mini Virtual Job Fair Gresik 2021 di SMK Assa’adah Bungah, pada Senin (22/11/2021).

Bupati yang akrab disapa Gus Yani mengatakan, dibukannya mini job fair ini diharapkan menjadi peluang kerja bagi lulusan SMA maupun SMK di Gresik, sehingga nantinya bisa mengurangi angka pengangguran.

“Saat ini angka pengangguran di Gresik masih cukup tinggi dan tidak mudah untuk menurunkannya. Dengan adanya job mini fair dan banyaknya investasi yang masuk, maka diharapkan bisa menyerap tenaga kerja,” ujar Gus Yani.

Dia berkata, kegiatan ini menjadi kesempatan baik bagi penyedia kerja atau perusahaan untuk memilih tenaga kerja yang sesuai kebutuhan perusahaan. Sementara Pemkab telah mengharmonisasi melalui aplikasi Gresik Pedia.

Baca Juga  Pembangunan Infrastruktur Jalan Dibahas Tuntas pada Dialog KWG dan DPRD Gresik

“Gresik Pedia sempat masuk peringkat sembilan dalam pencarian tingkat nasional di google. Aplikasi ini berbasis android yang dikembangkan sebagai one data, one portal dan open akses untuk masyarakat Gresik,” ungkapnya.

Loading...

Gus Yani tak lupa mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang ikut berkontribusi melalui job fair ini. Sebab, tanpa dukungan mereka peluang bursa kerja dalam mengurangi angka pengangguran tidak akan maksimal.

“Kami minta Disnaker juga turun ke lokasi, jemput bola ke sekolah semisal SMK. Nanti bersama perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa melakukan sosialisasi di sekolah tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMK Assa’adah Imam Wahyudi mengaku sangat senang dengan adanya job fair ini. Dia berharap ke depan akan ada sinergi antara SMK dan perusahaan yang ada di Gresik.

Baca Juga  Nilai Ekonomis Tinggi, Istri Bupati Jember Dorong Masyarakat Budidaya Ikan Kuthuk

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan semoga menjadi jembatan bagi para alumni SMK di Gresik maupun Disnaker untuk bersama-sama bersinergi dengan dunia industri selaku penyedia tenaga kerja,” kata Imam

Kepala Disnaker Gresik Budi Rahardjo menjelaskan, saat ini telah tersedia peluang kerja untuk 177 tenaga kerja dari 8 perusahaan.

“Sebanyak 1156 surat lamaran yang masuk, pelamar dari gresik 73% atau 844 ber KTP Gresik. Terdapat 39 jenis jabatan yang di butuhkan, antara lain admin, pelaksanaan, produksi. Pelamar S1 sebanyak 244, SMK 121 yang lolos seleksi administrasi awal,” pungkasnya.

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaDorong Peningkatan Produksi Tembakau di Kabupaten Blitar, Bupati Rini: Pemetaan Potensi Harus Dimaksimalkan

Tinggalkan Balasan