Pelatihan Pembuatan Keramik Di Rendeng Malo

65

BOJONEGORO(kabarjawatimur.com),- Minggu 09 April 2017 Di Desa Rendeng Kecamatan Malo diadakan Pelatihan Pembuatan Keramik.

Pelatihan ini diadakan guna untuk mengembangkan Gerabah yang sudah ada di Desa Ngrendeng berupa gerabah Tempat Menabung (Celengan,Jawa Red).

IMG_20170409_102000

Untuk mendukung Hal itu agar jadi Kenyataan,Agus dari Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Bojonegoro mendatangkan Tim Pelatihan Dari Pengusaha Keramik Dari Malang,Pak Syamsul Arifin bersama 2 timnya.

“Pelatihan Di pusatkan di Pusat Gerabah milik Bumdes Desa Rendeng,ujar Agus.

Di tambahkan disela-sela pelatihan Agus mengungkapkan bahwasannya produksi gerabah yang sudah ada saat ini perlu di kembangkan lagi,ujarnya.

IMG_20170409_102104

Loading...

“Dalam Pelatihan ini nantinya kita bersama Tim akan memakan waktu 3 hari,mudah-mudahan dalam waktu 3 hari ini nantinya materi dan praktek yang kita sampaikan bisa di terima dan di praktekkan oleh adik-adik karang taruna dan kelompok Bumdes Desa Rendeng,ungkap Syamsul arifin Kepada Reporter Kabarjawatimur.com.

Baca Juga  Bersih-bersih BUMN, Erick Thohir Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Seperti yang di sampaikan dalam materi Pelatihan bahwasannya pembuatan Keramik ini menurut Syamsul memakan waktu 2 hari bahkan Lebih.

“Untuk pembuatan keramik ini bisa memakan waktu 2-3 hari tergantung tingkat kerumitannya,selain itu pembuatan keramik sendiri juga harus melalui beberapa tahap proses di antaranya ; Desain,pengolahan bahan,pembentukan dengan cetak tuang,pengeringan,penyempurnaan,pengglasiran,dekorasi dan pewarnaan,penyusunan dan pembakaran,kemudian untuk hasil akhirnya Finishing,ujar Syamsul.

Untuk pembakaran sendiri kata syamsul penyusunan di dalam oven pembakar juga harus rapi dan di bakar dalam suhu 1200 derajat dan memakan waktu 10 jam,kemudian dilakukan Proses Pendinginan selama 24 jam.

Ditempat yang sama Muslich selaku kepala Desa Rendeng mengucapkan banyak terima kasih Kepada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro yang mana selama ini terus membantu dan memberikan Suport pada produksi Gerabah di Wilayah Desa Rendeng.

Baca Juga  Pendidikan Akhlak Sebagai Perioritas MTs Plus Nabawi Kedungadem

” Saya mewakili warga Desa Rendeng mengucapkan Banyak terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro yang sampai saat ini terus memberikan Dukungan terhadap hasil karya di Desa Kami,dan mudah-mudahan kedepannya nanti produksi gerabah di Desa Rendeng ini tidak hanya jadi Ikon Desa Rendeng namun bisa juga menjadi Ikon Kabupaten Bojonegoro yang Go Internasional,pungkas Muslich.

Reporter : Agus
Editor : Budi
Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakLaunching Dan Exhibition Pamerkan Produk Mukena Mewah
Artikulli tjetërLima Orang Jadi DPO Setelah Penggerebekan Judi Remi Di Kalitidu

Tinggalkan Balasan