Para Pejabat Dilantik oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Sebanyak 132 pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan dilantik oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron. Rabu (9/10/2019) di Pendopo Agung Bangkalan.

Rinciannya, ada 9 pejabat hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. dan 123 pejabat Administrator, Struktural, dan Pengawas di lingkungan Pemkab Bangkalan mulai dari Esellon II B hingga Esellon IV B.

Ra Latif sapaan Bupati Bangkalan menyampaikan, rotasi jabatan merupakan langkah pemeritah daerah untuk melakukan penyegaran birokrasi.

“Diantaranya OPD (organisasi Perangkat Daerah) yang kosong ini sudah terisi,” terang Bupati kepada awak media.

Sudiyo Tak Jadi Dilantik

Bupati Bangkalan menerangkan, seharusnya dalam pelantikan ini ada 10 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil seleksi lelang jabatan atau assesment yang dilantik.

Namun, satu pejabat bernama Sudiyo, S.Kep, Ns. yang merupakan salah satu peserta lelang pada Dinas Kesehatan tidak jadi dilantik lantaran masih ada keganjalan menurut Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ada perbedaan pandangan dengan Komisi ASN, jadi masih ada perdebatan sehingga harus ditunda dulu,” terang orang nomor satu di Bangkalan itu.

Baca Juga  Kades Sumberagung Banyuwangi Diduga 'Bohong' Lagi 

Menurutnya, secara kepangkatan jabatan Sudiyo layak untuk dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan definitif. “Hasil fit and proper test nya juga bagus,” ucapnya.

“Sekarang (Sudiyo) masih tetap Plt Dinas Kesehatan,” tambah politisi PPP itu.

Pimpinan OPD Kosong

Loading...

Terhitung sudah 1 tahun lebih Ra Latif menjabat sebagai Bupati Bangkalan, sejak ia dilantik pada 24 September 2018 lalu. Namun, hingga saat ini masih tersisa 5 pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan dijabat pelaksana tugas (Plt), bukan pejabat definitif.

Ditambah, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) juga masih kosong atau hanya dijabat Plt.

Berikut daftar OPD yang dijabat Plt:

  1. Sekretaris Daerah (Sekda)
  2. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA)
  3. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
  4. Dinas Perhubungan (Dishub)
  5. RSUD Syamrabu
  6. Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bapeda)

Untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong, Bupati Bangkalan akan mengadakan lelang atau seleksi jabatan kembali. “Kami akan mengadakan seleksi kembali melalui tim pansel (panitia seleksi) lagi, butuh waktu, kemarin saja butuh waktu 3 bulan,” ungkapnya.

Baca Juga  Pokjawas Madrasah Kemenag Bangkalan Resmi Dikukuhkan

Bupati Nonjob-kan Dua Pejabat

Meski Bupati Bangkalan melakukan mutasi dan rotasi jabatan secara besar-besaran di lingkungan Pemkab Bangkalan. Namun, ada dua pejabat yang tidak mendapatkan posisi atau di nonjob-kan.

Mereka adalah Tommy Sugeng Firyanto dan Budi Utomo. Jabatan terakhir Tommy adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol). Sementara Budi Utomo merupakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemkab Bangkalan.

Berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN), kedua pejabat tersebut tidak boleh di nonjob-kan. Bahkan apabila ada OPD yang kosong, keduanya tidak diperkenankan mengikuti assessment. Yang diperbolehkan hanya dimutasi atau digeser.

“Pak Tommy dan Pak Budi (rotasi) yang selanjutnya ini,” tutur pria yang akrab disapa Ra Latif itu. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaSidak Karaoke Camp’us 888 Komisi B DPRD Jember Temukan Minuman Beralkohol
Berita berikutnyaUtusan Khusus DPP PDIP: PDIP Ingin Kembalikan Air Mata Rakyat Jember

Tinggalkan Balasan