Pelangan 900VA Non Subsidi Bisa Mengadu Melalui Posko PLN

17

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) Tentang tarif baru non subsidi yang berlaku 1 Januari 2017 pelangan daya listrik 900VA, PT PLN Distribusi Jawa Timur menampung kepada pelanggan mengajukan komplain untuk ketidak mampuan dalam pembayaran.

Hal tersebut di utarakan oleh Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo menjelaskan,dari total 3,8 juta pengguna listrik berdaya 900VA di Jawa Timur terdapat 497 ribu pelanggan yang tergolong keluarga tak mampu, sisanya 3,3 juta masuk kategori mampu dan akan disesuaikan.

“Tentu ada masyarakat yang keberatan dengan kebijakan itu, untuk itu PT PLN Distribusi Jatim membuka layanan pengaduan terkait adanya kenaikan tarif listrik per 1 Januari 2017 dengan nama “Posko Pengaduan Subsidi Listrik Tepat Sasaran” di Surabaya, tujuannya agar masyarakat dapat mengajukan komplain apabila merasa tak layak digolongkan ke dalam rumah tangga mampu,” kata Pinto Raharjo, Jumat (6/1/2017).

Loading...
Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Bojonegoro Gelar Seminar Politik Bagi Pemilih Pemula

Tentang pengaduan tersebut bisa dituangkan melalui Tujuan posko pengaduan yang berada di kantor Kelurahan dan kantor Kecamatan.

Lanjur Pinto,”Masyarakat yang ingin mengajukan komplain dapat mengisi formulir di kantor kecamatan atau kelurahan, kemudian petugas akan meneruskan laporan dengan mengakses laman daring mengenai subsidi listrik tepat sasaran. Petugas kecamatan lalu mengunggah ke laman Posko Kementerian ESDM di pusat, dan setelah diterima data tersebut akan diteruskan ke daerah dengan melibatkan perangkat desa, dan mekanisme ini yang mengatur adalah kementerian pusat,” imbuhnya

Pinto berharap, masyarakat bisa bijak memanfaatkan posko ini sesuai dengan kondisi nyata, sehingga PLN bisa melakukan klasifikasi secara benar.

Pinto menambahkan untuk klasifikasi dari pelangan yang bisa diterima bila pemakaian listrik rumah tangga bawah 100 KWh per bulan.

Baca Juga  Pendidikan Akhlak Sebagai Perioritas MTs Plus Nabawi Kedungadem

Repotter. : Rusmiyanto, Editor. : Budianto, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakMotor Vs Motor, Dua Pengendara Luka-Luka
Artikulli tjetërBu Asmani Masih Dirawat Intensif di RSUD

Tinggalkan Balasan