Pelaku Curanmor di Bungah Gresik ‘Nyonyor’ Dihakimi Massa

41
Pelaku Dayat ditemani pamannya saat diamankan warga di rumahnya. (istimewa)

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Dua pria yang diduga pelaku curanmor di Kampung Pereng Kulon, Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, babak belur dihakimi massa, pada Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Keduanya diketahui bernama Dayat (21) warga Dusun Grogol, Desa Masangan dan Tiyan (24) warga Dusun Sidodadi, Desa Melirang, Kecamatan Bungah. Dayat diduga berperan sebagai eksekutor, sementara Tiyan diduga turut serta membantu dan dititipi motor curian.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun. Aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu (13/11/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB di rumah Eko (30) warga Pereng Kulon. Korban yang merasa kehilangan motor Honda Vario nopol W 6170 LR miliknya lalu berupaya mencari pelakunya.

Baca Juga  Kajati Kalteng Ajak Jaga Kepedulian Sosial Lewat Ibadah Kurban
Loading...

Tanpa disadari, pada Kamis (14/11/2019) sore ada salah seorang warga yang melihat pengendara motor Yamaha RX King nopol S 5847 DZ yang dicurigai sebagai pelaku tampak mondar-mandir. Dari situ beberapa warga lalu membuntuti pelaku Dayat yang mengendarai motor seorang diri.

Setibanya di rumah pelaku, warga lalu merangsek masuk ke dalam rumah. Pelaku lalu dihakimi warga. Bahkan saat diinterogasi di depan ibunya warga juga sempat melayangkan bogem mentah. Dari rekaman video yang diunggah warga di media sosial, Dayat mengaku saat mencuri dirinya diantar oleh Tiyan.

Kanit Reskrim Polsek Bungah Aiptu Suhardi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan pelaku curanmor. Pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara detail karena pelaku masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidikan.

Baca Juga  Salurkan 4 Sapi dan 25 Kambing, Adies Kadir Ajak Jaga Solidaritas dan Kepedulian Sosial

“Sabar (pelaku) masih kita periksa dulu. Sekarang sedang diinterogasi di dalam dan bila perlu dikembangkan lebih lanjut,” tutur Suhardi secara singkat. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan