Pelaku diapit anggota Polisi saat dipamerkan ke media.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com)- Pemuda bernama, Saiful Hidayat, (23) pemuda asal Jalan Pertukangan Tengah, Kecamatan Semampir, Surabaya ditangkap Polisi pada, Minggu malam 4 Juli 2021, lalu.

Dia ditangkap warga bahkan menjadi sasaran amuk massa dipertigaan Morowudi, Cerme Gresik usai tertangkap tangan mencuri sepeda motor.

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang apes ini terjadi di Dusun Mojopuro, Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang hari itu sekira pukul 20.00 WIB.

Ketika itu korban Winda Eka Angelina, 21, seorang ibu rumah tangga warga setempat, sedang silaturahmi ke rumah orang tuanya.

Ia memarkir motor matik warna coklat hitam didepan rumah Rudik orang tua korban. Selang 5 menit ditinggal masuk ke dalam rumah, korban kaget motor kesayangannya raib.

Baca Juga  BHS: Masuk Zona Hijau, Desa Sebani Layak Jadi Desa Percontohan

Sontak, korban histeris berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Lalu menghubungi Polisi yang bertugas di Polsek Benjeng. Warga pun mengejar beramai-ramai.

Loading...

Sesampainya di pertigaan Morowudi, pelaku yang menunggangi motor curian berhasil disergap Polisi dibantu warga. Satu teman pelaku mengendarai motor bawaan berhasil melarikan diri.

“Massa terlanjur emosi, pelaku yang sudah diborgol Polisi dihajar secara membabi buta. Beruntung nyawanya tidak sampai melayang,” kata Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Jumat (9/7/2021).

Setelah dihajar warga, dia diamankan petugas dibawa ke Mapolsek Balongpanggang untuk menjalani proses hukum.

Dalam aksi itu, lanjut Kapolsek pelaku ini tidak beraksi sendiri, satu temannya yang telah dikantongi identitasnya kini dikejar Buser Polres Gresik.

Baca Juga  Komisi B Minta Pansel Rekrutmen Direksi PDAM Bekerja Profesional

Maling motor yang kerap meresahkan masyarakat itu, perkaranya dilimpahkan dan ditangani oleh SatReskrim Polres Gresik lalu dijebloskan kedalam penjara.

Selain motor matic hasil curian, satu buah kunci sok dan helm warna pink turut disita sebagai barang bukti.

Tersangka dijerat pasal 363 KUHP diancam hukuman paling sedikit lima tahun mendekam didalam penjara.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaCari Jalan Tikus Jadi Alternatif, Pemotor: Apa Bedanya?
Berita berikutnyaPolisi: Tidak Ada SPBU Tutup Saat PPKM Darurat

Tinggalkan Balasan