Pelabuhan Padangbai Tangkap Sopir Pembawa Parang

20

NUSA DUA (kabarjawatimur.com) – Penjagaan di salah satu pintu masuk Provinsi Bali mulai  diperketat. Hal tersebut dilakukan karena akan terjadi menjelang perhelatan Annual Meeting Word Bank dan IMF. Seperti yang  dilakukam di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, di Nusa Dua, Badung. 

Selama pengamanan aparat memeriksa semua penumpang dan barang bawaan mereka. Pemeriksaan itu membuahkan hasil polisi menemukan sebilah parang yang didapat dari sopir truk. Senjata tajam itu pun telah diamankan petugas. Ini dilakukan menyangkut keamanan Bali yang menjadi tuan rumah even internasional Annual Meeting Word Bank yang digelar 8-14 Oktober mendatang.

Pengamanan hari Minggu (7/10/2018) sangat ketat. Polres Karangasem menerjunkan puluhan personelnya, untuk melakukan penjagaan dan pemeriksaan di pos pemeriksaan Padangbai.

Dua perwira di Polsek Padangbai, yakni Kasat Pol Air AKP Made Wartama dan Pawas AKP Wayan Wardana pun ikut terjun.

Baca Juga  RAP Pembangunan Jembatan, Berikut Penjelasan Dana Dusun Jubellor

“Ya ada penambahan  penjagaan dan juga pemeriksaan,” ujar Wardana yang juga Pawas Polsek Padangbai. 

Untuk penjagaan tersebut, melibatkan masing masing 48  personel untuk siang dan malam hari. Penjagaan dilakukan tim gabungan dari Polres Karangasem dan Polsek Padangbai.

Loading...

Semua barang bawaan penumpang diperiksa dan di geledah dengan ketat. Alat metal detector dan alat sensor lainyapun digunakan untuk memantau bahan peledak.  Tidak satupun yang lolos dari pemeriksaan. KTP dan juga surat lainya pun juga diperiksa.

Kendaraan pun diperiksa dengan seksama Jok dan bagasi juga diperiksa. Barang  diangkut truk juga tidak luput dari pengeledahan. Dan ini diberlakukan sama baik Kendaraan pribadi dan sepeda motor. 

Saat pengeledahan polisi berhasil mengamankan sebuah parang di jok tempat duduk sopir. Parang besar ini didapatkan dari truk F 8419 SK, yang dikemudikan oleh Imam Wahyudi, asal Kota Bima, NTB.

Baca Juga  Pemotor Tiba Tiba Terjatuh dan Meninggal Dunia

Sopir dan rekanyna Amrrullah Ilyas asal Jakarta, akhirnya harus berurusan dengan polisi. Mereka dibawa ke Mapolsek Padangbai dan diinterogasi sebelum dilepas. Namun polisi menyita parang yang dibawanya.

Dari pemeriksaan Wahyudi mengakui bahwa parang itu miliknya yang dibawa untuk membersihkan  kayu di gunung. Tetapi ia lupa menaruh di rumah, sehingga masih tersimpan di bawah jok. 

“Benar parang itu punya saya, dipakai cari kayu di gunung. Kami mengamankan Keduanya, sekarang diserahkan ke Polsek Padang Bai,” ujar AKP Made Wartama.

Reporter.     :   KJT Nusa Dua

Editor.          :   Ekoyono

Publisher.    :   Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakXL Axiata Siapkan Jaringan Data Berkualitas Menjelang IMF-Bank Dunia 2018 di Bali
Artikulli tjetërTNI Kawal Ketat Selama Pelaksanaan IMF dan WBA Meeting 2018

Tinggalkan Balasan