Pedagang Pasar Turi Geruduk PT KAI Daop 8 Surabaya

60
Pedagang Pasar Turi saat diterima oleh pihak KAI Daop 8 Surabaya
Perwakilan Pedagang Pasar Turi saat diterima pi hak PT KAI Daoup 8 Surabaya

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Sejumlah perwakilan pedagang Pasar Turi 3 mendatangi PT KAI Daop 8 Surabaya, Kamis (17/9/2020). Para pedagang resah akan keberadaan pasar ini yang belum juga dibangun pascakebakaran.

Paguyuban pedagang juga sudah menggandeng dan menunjuk sendiri investor yang menjembatani nasib mereka usai kebakaran beberapa tahun lalu. Investor yang ditunjuk oleh pedagang adalah Hariyanto, Yusuf Tanuwijaya dan Rivai, selaku ketua dan Sekretaris Paguyuban Pasar Turi, dengan mewakili 1.029 pedagang Pasar Tur.

Penunjukan investor tersebut telah diketahui oleh PT KAI. Karena PT KAI telah mengetahuinya Hariyanto Tansil, Ketua I Paguyuban Pedagang Pasar Turi memberikan keterangan, “Kami berharap PT KAI segera menetapkan investor yang sudah pro pedagang. Investor itu sebaiknya yang sudah jelas kiprah dan prestasinya. Kami sudah percaya dengan investor selama ini,” katanya, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga  KAI Lakukan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Serentak di wilayah Daop 9

Namun berbeda langkah yang diambil PT KAI, pihaknya akan menggandeng investor baru yang tidak jelas kiprah dan track recordnya, untuk melanjutkan Pembangunan Pasar Turi. Dengan informasi yang didapat sehingga paguyuban pedagang pasar turi akan melakukan demo, namun pihak berwajib  melarang aksi demo yang akan dilakukan  dengan alasan pandemi.

Loading...

Dengan protes yang dilakukan oleh paguyuban pedagang pasar turi, akhirnya tiga perwakilan pedagang Pasar Turi itu Diterina manajemen PT KAI Daop 8 Surabaya. Usai pertemuan, Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto menjelaskan bahwa pedagang meminta kejelasan soal rencana kelanjutan Pasar Turi III.

Dijelaskan  bahwa proses tengah berjalan, sementara sampai pada Beauty contest lelang.”Semuanya harus sesuai mekanisme perundangan. Namun ini adalah wewenang kantor pusat. Pusat akan lakukan validasi mengenai kredibilitas calon investor agar tidak muncul permasalahan di kemudian hari,” kata Suprapto.

Baca Juga  Nganggur Karena Pandemi, Pemuda ini Terekam CCTV Curi Beras

Dijelaskan kemelut tentang pasar turi paska kebakaran bermula ketidak jelasan status tanah yang diketahui. Dimana setelah kebakaran Pasar Turi tahap ketiga terbakar baru diketahui bila lahan itu milik PT KAI bukan milik Pemkot Surabaya.

Karena sudah berkekuatan hukum tetap sehingga PT KAI akan mengelola dan mengembangkannya. PT KAI selaku pemilik lahan di Pasar Turi III itu sedang Menjalin kerja sama untuk pemanfaatan aset. Namun untuk jelasnya, Suprapto meminta menunggu pertemuan virtual dengan PT KAI pusat dengan pedagang Selasa depan.

Reporter.  :  Rusmiyanto

Loading...

Tinggalkan Balasan