Pecel Godong Jati, Kuliner Legendaris Asli Jember dengan Cita Rasa ‘Bledek’

94
Presiden Jancukers ketika makan di warung 'Pecel Godong Jati'.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Jika anda pecinta kuliner nasi pecel, jangan lupa untuk mampir ke warung makan ‘Pecel Godong Jati’ ini. Ya, warung ini dikatakan legendaris karena sudah berdiri selama tiga generasi, dan masih tetap eksis hingga kini.

“Dari dulu, udah mulai dari kakek, dan sekarang sudah tiga generasi,” ujar Siti Masitoh, pemilik sekaligus penjual ‘Pecel Godong Jati’, Sabtu (29/8/2020).

Bahkan, meskipun saat musim pandemi ini banyak warung yang terpaksa tutup akibat menurunnya tingkat pembelian konsumen. Nyatanya, warung sego pecel godong jati ini tetap ramai di kunjungi pembeli.

Yang menjadi ciri khas serta keunikan dari warung ‘Pecel Godong Jati’ ini adalah nasi pecelnya disajikan menggunakan alas daun jati. Sehingga aroma daun jati membuat makanan menjadi tambah mantap.

Baca Juga  Protokol Covid-19 Wajib Diterapkan Saat Pilkada 2020

“(Alasan menggunakan daun jati adalah, red) untuk inovasi baru,” ucap Masitoh.

Selain aroma daun jati, masih ada ciri khas lain yang dimiliki warung makan ini, yakni sambel bledeknya yang membuat semua lidah kepedesan.

Loading...

“Kalau pedesnya luar biasa, enak, cocok. Ini mak nyos, Mas,” ucap Jumai, salah seorang pengunjung yang sedang menikmati pedasnya ‘Pecel Godong Jati’.

Selain itu, Jumai juga tidak menyangka jika di Desa/Kecamatan Ambulu, Jember ternyata ada warung nasi pecel yang menggunakan daun Jati.

“Saya baru kali ini tau, ada warung pecel menggunakan godong jati,” ungkapnya.

Yang membuat Jumai tambah terheran-heran sekaligus penasaran adalah apa yang dilakukan ibu Masitoh ketika musim kemarau tiba dan semua daun jati rontok, bahkan mengering.

Baca Juga  Rusun Tanah Merah Surabaya Marak Pencurian Motor, Satu dari Dua Pelaku Dibekuk

“Misalkan musim kemarau ibu ibu yang jualan nasi ini ngambilnya dimana? Apa tidak kesulitan?,” kata Jumai.

‘Pecel Godong Jati’ yang dijual hanya dengan harga Rp.6000 saja, membuat pecel yang satu ini bisa dinikmasti oleh semua kalangan, termasuk kalangan menengah kebawah.

Selain ramai didatangi pengunjung dari daerah sekitar, warung makan ini juga pernah didatangi oleh Sujiwo Tejo, alias Presiden Jancukers. Seorang budayawan ternama yang namanya sering muncul di televisi nasional. (*)

Reporter : M. Imron fauzi

Loading...

Tinggalkan Balasan