PDIP Jember Undang Bacabup Paparkan Komitmen, Faida Gak Penting?

46
Salah satu bacabup Djoko Susanto saat memaparkan komitmen kepada PDIP

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember Sabtu siang (28/12/2019) mengundang bakal calon bupati yang telah mendaftarkan diri.

Bertempat di Kantor DPC PDIP Jember, di Baratan, Kecamatan Patrang, para kandidat calon bupati dalam Pemilu 2020 ini, melakukan pemaparan komitmen bacabup terhadap partai di depan 31 pengurus anak cabang DPC PDIP Jember.

“PDIP sedang melakukan konsolidasi di wilayah berbasis pada kecamatan dan hampir selesai,” kata Ketua DPC PDIP Jember Arif Wibowo (AW).

Arif menambahkan, target dari acara ini, agar para jajaran pengurus tahu apa yang menjadi komitmen bacabup.

“Agar pengurus tahu apa yang menjadi komitmen (bacabup) tidak hanya bagi rakyat juga bagi partai. Sehingga siapapun yang direkomendasikan itu meyakinkan kita semua para pengurus partai, bahwa mereka (bacabup) akan memberikan manfaat bagi rakyat Jember dan partai, ” tambahnya.

Ada 11 bacabup yang datang pada acara tersebut. Namun menariknya tidak ada Bupati petahana Faida.

Baca Juga  Akan Ada Razia Pamor Keris, Tegakan Prokes Cegah Omicron

Kesebelas orang bacabup yang datang tersebut adalah, Djoko Susanto, Dima Ahyar, Ahmad Anis, Zulkifli, Hendy Siswanto, Abdurahman, Rasyid Zakaria, Ahmad Kholik, Abdusalam, Ali Assegaf, Bambang Wahyoe (bacabup internal PDIP).

Saat ditanya keberadaan Faida yang notabene adalah bupati petahana yang diusung PDIP, AW menjawab para bacabup yang hadir adalah mereka yang menganggap PDIP penting.

“Yang tidak hadir yang gak penting,” kata AW.

Loading...

Saat kembali ditanya awak media, apakah Faida diundang. AW menjawab para bacabup yang hadir diundang DPC PDIP.

“Yang hadir ini diundang. Karena itu yang tidak hadir (tidak diundang) gak penting,” tegas AW.

Rumor tidak diundangnya Faida oleh PDIP Jember sendiri telah berkembang sejak Jumat siang (27/12/2019). Dari informasi yang dihimpun, Faida sengaja tidak diundang salah satu alasannya karena dianggap telah melecehkan parlemen dan fraksi PDIP sebagau inisiator interpelasi.

Baca Juga  DLHK Lamongan Lakukan Gerakan Penanaman Bambu

Saat diwawancarai salah satu media, Faida saat itu menyatakan interpelasi ‘gak penting’. Bahkan pernyataan Faida ini sempat viral di jagad media sosial.

“Salah satu alasanya adalah pernyataannya di Kompas tv itu,” kata salah satu sumber di DPC PDIP Jember.

Untuk diketahui PDIP membuka pendaftaran bacabup melalui DPP, DPD dan DPC. Saat pendaftaran di DPC PDIP beberapa bulan lalu ada 12 bacabup yang mengembalikan berkas termasuk Faida.

Sedangkan Djoko Susanto diketahui mendaftar melalui DPP di Jakarta dan Dima Ahyar mendaftar di melalui DPD di Surabaya. Total ada 14 orang yang mendaftar

Selain Faida ada 2 orang kandidat lainnya yang tidak datang yakni Haidar Ulum dan Kusbandono.

Kusbandono sendiri saat dikonfirmasi tidak datang karena sedang sakit.

“Saya lagi sakit Mas, jadi tidak bisa datang di acara itu,” kata Kusbandono melalui pesan WA. (*)

Reporter : Rio Kristiawan

Loading...
Berita sebelumyaPria ini Ngaku Dapat Ribuan Pil Koplo Dari Lapas Pamekasan
Berita berikutnyaWarga Banyuwangi Habiskan Malam Minggu di Pasar Rakyat ‘Samar Wulou’

Tinggalkan Balasan