Kring serse anggota Reskrim

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Maraknya aksi jambret maupun begal khususnya pada jam-jam rawan, malam hingga dini hari diantisipasi oleh Polisi. Polisi akan menindak tegas hingga mematikan jika pelaku nekat bermain di Kota Surabaya bahkan jika membuat korbannya terluka.

Mengantisipasi hal itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Polsek Jajaran Lakukan Kring Serse atau giat berlatroli tertutup.

Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya melakukan langkah antisipasi dengan cara meningkatkan kegiatan ‘Kring Serse’
dalam mengantisipasi terjadinya
tindak kejahatan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya
AKBP Oki Ahadian mengatakan, anggota melakukan langkah ini agar menjaga kota Surabaya tetap dalam situasi kondusif aman.

Hal tersebut juga dalam rangka 7 Program Prioritas Kapolri, yaitu Pemantapan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Nasional dengan meningkatkan program Kring Serse dan bentuknya berupa patroli secara acak oleh anggota Reskrim.

Baca Juga  Walikota Surabaya Tinjau Vaksinasi Drive THRU di UM Surabaya
Loading...

“Kring Serse ini akan kami tambah intensitasnya. Anggota melaksanakan Kring Serse secara acak dengan menggunakan sepeda motor. Bedanya dengan patroli lain,
Kring Serse ini anggota berpakaian
preman,” sebut Kasat Reskrim, Sabtu
(2/1/2021) malam.

Lanjutnya, anggota yang terlibat akan tetap dilengkapi senjata api (Senpi) dalam setiap melaksanakan Kring Serse untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan seperti perlawanan dari pelaku
Kriminal.

Kasat Reskrim dengan dua melati dipundak ini menegaskan jika akan menindak tegas para pelaku, terutama kejahatan jalanan atau sekarang lebih dikenal begal.

“Tindakan tegas itu berupa tembak di tempat, bisa saja dilakukan aparat kepolisian jika menemukan melawan dan akan membahayakan nyawa orang lain, ataupun anggota,” tambahnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Imigrasi Depok dapat CSR Bank Rakyat Indonesia

Meski demikian, penindakan tegas terukur terhadap pelaku tindak kriminal atau kejahatan jalanan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan juga arahan pimpinan dalam hal ini Kombes Pol Jhonny Isir, Kapolrestabes Surabaya.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaIni Hasil Survei LKPI Soal Penanganan Covid-19 hingga Korupsi di Tubuh Parpol
Berita berikutnyaAdies Kadir: Selamat Ulang Tahun Ke-61 Ormas MKGR

Tinggalkan Balasan