Paslon NIAT Siap Gratiskan BPJS Kelas 3 Melalui Program Gresik Sehati

Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu dengan masyarakat Gresik Selatan.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pasangan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) melakukan kampanye di Dusun Glintung, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan itu, pasangan Cabup dan Cawabup Gresik nomor urut dua ini mensosialisasikan program ‘Gresik Sehati’.

Hal ini disampaikan ketika paslon Niat mendapat keluhan dari masyarakat terkait persoalan kesehatan. Yang mana, warga peserta BPJS Kesehatan kerap diperlakukan berbeda dengan pasien umum ketika ketika berobat ke rumah sakit.

Melalui program Gresik Sehati, Gus Yani menjamin tidak akan ada lagi perlakuan berbeda dari RS terhadap pasien BPJS di semua kelas. Sebab, program Gresik Sehati bakal menggratiskan pasien BPJS kelas 3 berKTP gresik melalui APBD.

Tak hanya kelas 3, pasien BPJS kelas 2 dan 1 nantinya juga disubsidi oleh pemkab Gresik senilai iuran BPJS kelas 3. Sehingga peserta BPJS kelas 2 dan 1 tinggal mengangsur sisanya.

“Semua peserta BPJS kelas 3 nanti akan saya gratiskan. Yang kelas 2 dan 1 juga saya subsidi senilai kelas 3. Kalau sekarang kelas 3 angsurannya Rp. 42 ribu, kelas 2 Rp. 100 ribu dan kelas 1 Rp. 150 ribu. Maka kelas 2 tinggal ngangsur sisanya Rp. 58 ribu, dan kelas 1 tinggal bayar 108 ribu,” ucap Gus Yani.

Dia menjelaskan, dirinya bersama Bu Min sudah mengkaji dan memperhitungkan matang program ini. Menurutnya, kesehatan merupakan sektor yang fundamental di dalam masyarakat. Sehingga Alokasi APBD pada sektor kesehatan bisa ditambah tanpa menyebabkan APBD defisit.

Loading...

“APBD kita ini besar 3,5 Triliun. Dan tidak perlu khawatir defisit, karena APBD kita masih bisa ditingkatkan lagi. Salah satunya dengan cara intensifikasi pendapatan serta efisiensi dan efektifitas belanja daerah. Dengan begitu sangat mungkin iuran BPJS nanti akan ditanggung pemerintah daerah melalui integrasi layanan BPJS dengan kebijakan jaminan sosial daerah,” terangnya.

Selain masalah BPJS, tidak sedikit warga yang mengharapkan adanya Rumah Sakit daerah baru di wilayah Gresik selatan. Gus Yani mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Karena itu pihaknya menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit itu sudah masuk dalam visi misinya. Termasuk masalah BPJS.

“Saya tidak tega warga Menganti sakit harus ke rumah sakit Surabaya, termasuk warga Driyorejo. Warga Wringinanom juga kalau sakit harus ke Mojokerto. Makanya saya jamin warga tidak perlu berobat ke luar Kota Gresik karena nanti kita bangunan rumah sakit daerah baru di wilayah selatan. Dan subsidi BPJS oleh pemerintah daerah. Semua itu ada di visi misi Niat dalam program Gresik Sehati,” jelasnya.

Dia menegaskan, hal ini bukan sekedar janji politik tapi ini komitmen kami untuk mengurangi beban masyarakat di sektor kesehatan. Sehingga masyarakat bisa menagih dan mengawal realisasi program Niat.

Ditambahkan Gus Yani, dalam program Gresik Sehati itu paslon Niat juga melakukan Optimalisasi pelayanan kesehatan di tingkat desa dengan cara peningkatan kualitas serta kuantitas bidan desa. Bahkan, tunjangan kinerja tenaga kesahatan juga ditingkatkan agar tercipta pelayanan yang maksimal untuk kesehatan masyarakat terutama yang kurang mampu.

“Program Gresik Sehati akan meningkatkan fasilitas kesehatan dan menyiapkan tenaga medis profesional pada pusat layanan kesehatan masyarakat Gresik. Dan menjadikan puskesmas sebagai basis program komunitas rumah sehat,” imbuhnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan