Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan Perkumpulan BPD Gresik periode 2021-2026.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan Suyanto sebagai Ketua Umum Perkumpulan Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Gresik masa bakti 2021-2026 di Ruang Mandala Bhakti Praja, Pemkab Gresik, Rabu (4/8/2021).

Pasca dikukuhkan, Perkumpulan BPD Gresik pun siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Tak hanya itu, mereka juga akan bersinergi dengan Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemdes.

“Dalam menjalankan tugas, Kepala Desa dan BPD harus selalu bermusyawarah. Sebab, kades merupakan kepanjangan tangan pemerintah di desa, sedangkan BPD sebagai perwakilan masyarakat desa. Kalau saling bersinergi, maka pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat akan terwujud,” ungkap Bupati Gus Yani, Rabu (4/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Gus Yani juga mengajak pengurus Perkumpulan BPD untuk turut serta membantu pemerintah dalam mengatasi pendemi covid-19. Diantaranya dengan ikur serta mensosialisasikan Tracing, Testing & Treatment (3T).

Baca Juga  Peringati Maulid Nabi di Bawean, Bupati Kagum Lihat Bingkisan Raksasa

“Mulai besok kami akan melakukan tracing untuk menindaklanjuti warga yang terpapar sesuai data dari pusat. Biasanya setiap pagi ada update data baru warga yang terpapar covid-19,” kata Gus Yani.

Loading...

Dia menegaskan, pihaknya ditugaskan untuk mengisi data laboratorium Jejaring Pemeriksaan Covid-19 pada aplikasi New-All Record (NAR). Jika ada warga yang dinyatakan positif, maka tim tracing akan mengambil data swab kepada minimal 15 orang sekitar pasien.

“Tolong para anggota BPD ini ikut mensosialisasikan hal ini kepada seluruh masyarakat. Jangan kaget apabila ada petugas yang berpakaian hazmat lengkap datang untuk melakukan pemeriksaan pada masyarakat,” paparnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Dia berkata kades dan BPD tidak ada bedanya. Oleh karena itu, dia berharap keduanya bida bekerjasama untuk mewujudkan pembangunan desa.

Baca Juga  Sensasi, Suami Ajak Istri Main Bareng Tamu, Intip Tarifnya

“Dalam penganggaran pembangunan misalnya, BPD harus berada dalam satu ruang untuk menyusun anggaran pemerintahan di desa. Sehingga anggaran yang tersusun bisa kesuksesan pembangunan Gresik Baru,” kata Abdul Qodir.

Ketua Umum Perkumpulan BPD Gresik Suyanto didampingi Sekretarisnya Masduki mengatakan, lahirnya perkumpulan BPD ini atas dorongan seluruh anggota BPD sebanyak 2.548 se-Kabupaten Gresik. Oleh karenanya, dia pun mengajak para kades untuk saling bersinergi.

“Kami juga siap berkolaborasi untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 sesuai arahan Pak Bupati. Dan juga bersinergi dengan kades untuk percepatan pembangunan di tingkat desa,” ujar Suyanto. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaMateri Jagongan Asyik PWJ Penanganan Limbah Medis Infeksius ‘Diapresiasi’ Menko Marves Luhut
Berita berikutnyaKendaraan Gunakan Knalpot Brong di Surabaya Akan Didenda Rp. 250 Ribu

Tinggalkan Balasan