Kepala Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Sonhaji. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Baru-baru ini pabrik jamu di Banyuwangi, Jawa Timur digrebek dan disegel oleh Badan Pengawas Obat dan Pangan (BPOM), pada Selasa, 27 Juli 2021.

Namun, pasca penggerebekan itu membuat keresahan warga yabg didasari atas adanya penjaga gudang yang berasal dari luar daerah Desa Rejoagung, Kecamatan Srono.

Seperti diceritakan Kepala Desa (Kades) Rejoagung, melalui Kepala Dusun (Kadus) Sumberagung mendapat laporan dari warga, jika gudang jamu tersebut dijaga oleh empat orang yang tidak dikenal setelah disegel oleh BPOM

“Setelah mendapat laporan dari warga, bersama Bhabinsa dan kepala dusun kami langsung kroscek dilokasi. Dan ditempat tersebut kami dapati empat orang yang menjaga gudang,” kata Sonhaji, kepada awak media, Sabtu, (31/7/2021).

Baca Juga  Polisi Mulai Olah TKP Lokasi Bongkaran Besi Baliho yang Diduga Dijual Oknum Satpol PP
Loading...

Kemudian, kata dia, empat orang tersebut kita bawa ke Kantor desa guna dimintai keterangan siapa yang menyuruh menjaga gudang jamu yang sudah disegel oleh BPOM tersebut.

Setelah kita tanya, salah satu dari empat orang itu menyebut jika mereka disuruh oleh Soni warga Kecamatan sempu.

“Mereka mengaku disuruh oleh Soni, warga Sempu,”ujarnya.

Kades Rejoagung tersebut juga mengaku telah memberikan penjelasan dan sosialisasi bahwa saat ini musim PPKM jadi tidak baik berkeliaran diwilayah orang.

“Kita sudah kasih penjelasan kepada empat orang penjaga gudang yang sudah disegel oleh BPOM, jika saat ini PPKM dan tidak baik berkeliaran diwilayah atau di Desa orang,” imbuh Sonhaji, Kades Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi.

Baca Juga  Forkopimda Banyuwangi Tinjau Vaksinasi di Sekolah dan Pesantren

Sementara sebagian warga mengaku resah dengan kejadian ini. Mereka persoalan tersebut segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaGubernur Jawa Timur Kejar Target Herd Imunity
Berita berikutnyaPemprov Jatim Segera Beri Vaksin Lanjutan Bagi Nakes dan Difabel Untuk Tahap Pertama

Tinggalkan Balasan