Pasar Takjil di Banyuwangi Cara Belajar Berwirausaha

Suasana pasar ramadhan

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Kelompok pemuda yang tergabung dalam Generasi Gambiran (Genggam) mengadakan pasar takjil Ramadhan. Berbagai olahan makanan dan minuman menu berbuka puasa ditawarkan oleh pemuda tersebut di stand pasar takjil yang bertempat di Dusun Krajan II, Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Minggu (18/4/2021).

Dalam mewarnai kegiatan bulan Ramadhan, kelompok Genggam mengadakan pasar takjil tersebut juga dimanfaat sebagai pengenalan dan pembelajaran kepada anggota yang mayoritas muda untuk menjadi pelaku usaha. Sebagian besar barang yang dijual, diambil dari masayarakat sekitar untuk dijual belikan dalam pasar takjil yang buka selama bulan Ramadhan.

“Anggota Genggam hanya menjualkan olahan warga sekitar, khususnya Desa Gambiran yang ingin berjualan makanan atau minuman menu buka puasa,” kata ketua Genggam Mohamad Hamdan.

Pasar takjil, tambah Hamdan, selain memberi pembelajaran kepada anggota Genggam untuk berdagang, juga dimanfaatkan berbagi, bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar yang ingin menitipkan makanan ataupun minuman berbuka puasa untuk mendukung program pemerintah daerah menggerakan perekonomian dimasa pandemi.

“Satu kegiatan ada dua manfaat, pertama pembelajaran kepada anggota untuk berwirausaha, dan roda perekonomian warga bisa bergerak,” ungkap Hamdan.

Tempat yang disediakan, tambah Hamdan, memang dikhususkan untuk teman teman anggota Genggam. Semua pembuatan stand diambil dari swadya anggota, hal tersebut bertujuan untuk pembelajaran kepada anggota cara memulai suatu usaha, mulai dari awal, bagaimana cara menawarkan barang dagangan dan cara mengelola suatu usaha yang mampu menghasilkan.

Loading...

“Sementara ada 11 stand yang kami sediakan, yang direncanakan buka selama bulan puasa. Namun tidak menutup kemungkinan bila antusias warga tinggi akan dilanjutkan,” tambahnya.

Semangat dan kerja keras, dipupuk kepada semua anggota Genggam dalam menjalankan suatu usaha. Praktek langsung mengelola usaha tersebut diharapkan mampu memberi pembelajaran agar kedepan semua yang tergabung dalam kelompok Genggam bisa berwirausaha.

“Setidaknya teman teman bisa langsung merasakan bagaimana cara berdagang agar bisa menghasilkan keuntungan,” cetusnya.

Sementara itu salah pengunjung pasar takjil, Danis Purbawati (30) warga Desa Gambiran mengapresiasi kegiatan tersebut. Kebanyakan pemuda yang menjajakan dagangan tidak canggung menawarkan kepada pengunjung. Kegiatan positif seperti ini harus mendapat dukungan.

“Sangat bagus, sebagai warga Desa Gambiran saya bangga dengan ide kreatif ini,” cetusnya.

Danis menambahkan, menu yang dijual bervariasi identik bulan puasa, seperti es, kolak, pelasan, lauk pauk dan masih banyak yang lain, tempatnya juga mudah dijangkau. Selain itu, pengunjung juga dihibur musik tradisional yang dimainkan kelompok Genggam.

“Semakin bangga selain belajar berwirausaha, pemuda bisa menyalurkan kreativitasnya. Semoga kedepan Genggam terus bermanfaat untuk anggota dan masyarakat, teruslah berkreasi dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaPria Asal Madiun Ditangkap Polisi Surabaya, Jadi Spesial Curi Aki
Berita berikutnyaAnggota DPRD F-PDIP Ingin Semua Warga Gresik Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Tinggalkan Balasan