Pasar Sraten Banyuwangi Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Bangunan Rusak

32
Salah satu kios milik warga berantakan diterjang angi. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Musibah alam angin puting beliung melanda sebuah pasar di Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Akibatnya, puluhan bangunan rusak, Jum’at (5/2/2021) sore.

Kepala Desa (Kades) Sraten, H. Rahman Mulyadi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, insiden itu terjadi setelah sholat ashar atau sekitar jam 16.00 WIB.

“Angin itu datang secara tiba-tiba, dan merusak bangunan. Musibah alam ini diperkirakan ada setelah 20 bangunan yang rusak, mulai atap genteng asbes, berterbangan,” kata Kades Rahman Mulyadi.

Rahman berharap ada kepedulian semua pihak. Kini, pihak Pemdes masih memiliki langkah dana sosial dari eks dana PNPM, untuk mendatangkan asbes sebanyak 50 buah.

“Musibah alam ini tidak bisa diperiksi manusia, saya dengan hormat semua masyarakat punya hak memberikan bantuan,” cetus Kades yang juga Kader Nahdlatul Ulama Bumi Blambangan ini.

Baca Juga  Aksi ke Empat Korban Cewek, Jambret ini Dibekuk

Setidaknya, masih Rahman, ada dua warga yang mengalami luka-luka akibat terseret angin, dan korbannya sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Loading...

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharam menegaskan bahwa insiden yang menerjang wilayah Desa Sraten itu bukan angin puting beliung, tetapi angin kencang.

“Itu bukan angin putih beliung, tapi angin kencang. Fenomena ini biasa terjadi pada musim hujan, seringkali sebelum dan pada hujan tiba,” tegasnya.

Bahkan, Eka juga menjelaskan jika tingkat kerusakan akibat insiden inu tidak parah, dan cakupannya kecil, sehingga tidak bisa dijadikan parameter, dan tidak bisa ditetapkan sebagai status tanggap darurat.

Baca Juga  Kenapa Tebu di Kebun PTPN XII Kalikempit Tidak Dimuat ?

“Jadi Pemerintah setempat untuk melakukan penanganan, dengan koordiansi dengan Kecamatan Cluring untuk bisa memobilasi sumberdaya, dengan membantu kerusakan, kerugian, di lokasi angin kencang,” ujarnya

“Misal tidak mampu, bisa kita dukung dari kabupaten. Jadi kita tetap memperdayakan masyarakat setempat karena lingkupnya kecil,” imbuhnya.

Hingga kini, warga yang terdampak masih melakukan pembenahan. Bahkan, petugas masih melakukan pendataan akibat terjangan angin kenjang di wilayah Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakBulan Januari 2021, Polres Tulungagung Ungkap 8 Kasus 
Artikulli tjetërJaksa Tahan Kades Gambiran Jember

Tinggalkan Balasan