Paripurna Tahap II, Terkait Raperda Kabupaten Lamongan

101

Lamongan, (kabarjawatimur.com) – Setelah menyampaikan nota penjelasan usulan rancangan peraturan daerah dan nota penjelasan inisiatif DPRD Lamongan pada Senin lalu. Rabu (14/09/2022) di ruang rapat Paripurna Gedung DPRD Lamongan kembali menggelar paripurna hari ke II dalam rangka pandangan umum fraksi atas 5 rancangan peraturan daerah usulan pemerintah daerah dan pendapat bupati atas 4 rancangan peraturan daerah inisitif DPRD Lamongan.

Rancangan peraturan daerah menjadi instrumen kebijakan untuk melaksanakan otonomi daerah dan tugas pembantuan sistem pemerintahan. Maka musyawarah serta pembahasan mendalam oleh pihak terkait wajib dilakukan karena berdampak pada pembangunan Lamongan berkelanjutan. Mendapat 4 usulan raperda inisiatif dari DPRD, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi selaku eksekutif Lamongan menyampaikan pendapat atas usulan inisiatif yangmana merupakan bentuk kerangka representasi rakyat di Lamongan.

“Prestasi luar biasa dalam pembentukan peraturan daerah dalam kerangka representasi rakyat di Lamongan. Karena sesuai dengan Pasal 149 Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dan raperda ini akan dijadikan pedoman dalam menjalankan pemerintah selanjutnya,” tutur Bupati yang akrap disapa Pak Yes.

Dimana pada usulan raperda tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika mendapat apresiasi sebagai upaya pencegahan serta antisipasi dini penanganan, partisipasi masyarakat dan rehabilitasi. Pemkab punya kewenangan terhadap pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dalam bentuk fasilitasi, maka judul ditambah “fasilitasi”. Dan akan dilakukan pengembangan prasarana rehabilitasi inap bagi korban penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga  Dua Remaja Dibekuk, Bawa Pedang Akan Tawuran

Pada usulan inisitif raperda tentang desa wisata diterima dengan alasan pariwisata sebagai sektor penggerak perekonomian desa dan upaya gerakan sadar wisata melalui pengembangan desa wisata. Pemkab tidak hanya fokus akan daya tarik namun akan menciptakan sarana edukasi percepatan pemulihan ekonomi desa di Lamongan.

Loading...

Dalam usulan dari DPRD terkait raperda tentang pengelolaan keuangan daerah, diterima oleh Pemkab Lamongan karena merupakan dinamika perkembangan pemerintahan daerah dalam rangka menjawab permasalahan yang terjadi di daerah. Peraturan Perundang Undangan No 58 Tahun 2002 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Perda Kabupaten Lamongan No 11 Tahun 2002 dilakukan penyesuaian, karena Lerda menjadi dasar hukum yang jelas bagi Pemkab dalam mengelola uang daerah.

Dan usulan raperda tentang penyelenggaraan reklame mendapat persetujuan dari Pemkab dengan mendukung reklame selain berasaskan manfaat keadilan dan kepastian hukum juga sebagaimana dimuat dalam pasal 2 juga harus memberdayakan perekonomian dan kemampuan masyarakat yang berkelanjutan di bidang penyelenggaraan reklame.

Baca Juga  Main HP di Warkop, Kaget jadi Korban Rampas

Pada intinya 7 fraksi DPRD Lamongan yakni Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fraksi Persatuan Nasional Rakyat Indonesia (PNRI), menyambut baik meski terdapat beberapa catatan. Selanjutnya akan dibahas dalam rapat pansus.

“Fraksi Partai Demokrat menyambut baik langkah yang dilakukan Pemkab Lamongan atas Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan demi terciptanya kemudahan perizinan usaha dan investasi di Kabupaten Lamongan,” jelas Fraksi Partai Demokrat.

Hal senada juga disampaikan Fraksi Partai PDIP yang menyambut baik Raperda tentang retribusi Penggunaan Tenaga kerja Asing sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Retribusi juga relatif tidak menambah beban bagi masyarakat serta telah diatur dan diimplementasikan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” terang Fraksi Partai PDIP. (*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakPemkab Bojonegoro Alokasikan Dana Beasiswa, Sebagai Upaya Tingkatkan SDM
Artikulli tjetërSrikandi Ganjar Jawa Timur Semangat Rayakan September Berbudaya

Tinggalkan Balasan