Mahmudi, Anggota Komisi A DPRD Bangkalan

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Mayoritas anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan mempersoalkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) tentang Perubahan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kabupaten Bangkalan.

Sebab, Pansus perubahan Tatib itu ditengarai akan memutilasi kewenangan Komisi A terhadap mitra kerjanya.

Salah satu anggota Komisi A DPRD Bangkalan yang getol mempermasalahkan Pansus perubahan Tatib itu adalah Mahmudi.

Politisi partai Hanura itu mengungkapkan bahwa, pembentukan pansus itu mencederai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 tahun 2018 tentang Penyusunan Tata Tertib DPRD. Disamping itu juga melampui PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Tata tertib itu sudah final, kalau masih mau dilanjutkan itu artinya peraturan DPRD melabrak peraturan diatasnya,” ungkap, Mahmudi, Senin (31/08/2020).

Baca Juga  3 Perusahan Besar Salurkan Bantuan Lewat Pemkot Surabaya

Implikasi dari pembentukan pansus Tatib akan berdampak pada berkurangnya mitra kerja Komisi A seperti Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, bidang Kesra, dan Bidang Perekonomian di Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan.

Loading...

Bagi Mahmudi, Kemitraan itu bersifat kelembagaan, melingkupi Struktural dan Fungsional pada masing-masing OPD menyesuaikan dengan Peraturan Bupati No 34 Tahun 2016 Tentang SOTK Sekretariat Daerah.

Bilamana komisi lain memandang bagian fungsional dalam kelembagaan Sekretariat Daerah merupakan mitranya, diperbolehkan sepanjang Perbup SOTK Sekretariat Daerah tersebut di cabut/ revisi dengan penyertaan pengaturan lainnya, ULP, Kesra dan Perekonomian di jadikan badan atau Dinas baru.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Muhammad Fahad membantah tidak benar jika Pansus Tata tertib itu nantinya akan mengkebiri kemitraan Komisi A.

Baca Juga  Bonek Vaksin Ditinjau Langsung Kapolrestabes Surabaya

“Tidak, ngak ada yang namanya memangkas kemitraan atau semacamnya, Bukan masalah rebutan mitra. Akan tetapi, ini untuk tata kelola pemerintah yg lebih baik kedepan,” terangnya. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaHansip di Petemon Surabaya Nyambi Edarkan Serbuk Haram
Berita berikutnyaLestarikan Budaya Lokal, Bupati Bojonegoro Hadiri Haul Ki Andong Sari

Tinggalkan Balasan