Kepala BPJS Kesehatan Surabaya, Betsy M. O. Roeroe.
Kepala BPJS Kesehatan Surabaya, Betsy M. O. Roeroe.

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Selain di masa Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan mewujudkan pelayanan mudah sengan cara pelayanan non tatap muka. Inovasi tentang optimalisasi pelayanan non tatap muka bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS).

Inovasi pelayanan administrasi tanpa tatap muka hanya dengan mengunakan Whatsapp disebut Pandawa. Pandawa merupakan pelayanan administrasi yang dapat diakses melalui smartphone milik masing masing peserta.

Selama jumpa pers antara BPJS Cabang Surabaya bersama awak media mengunakan aplikasi Daring ZOOM meting, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Betsy M. O. Roeroe memaparkan. Pandawa diluncurkan sebagai upaya untuk penekanan pencegahan penularan virus Covid – 19.

” Ini salah satu bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam mendukung pemerintah untuk meminimalisir intensitas peserta yang datang ke kantor BPJS Kesehatan,” paparnya, Senin ( 26/10/2020).

Baca Juga  Swab dan Vaksin Hunter Digelar Serentak di 31 Kecamatan

Pelayanan Pandawa juga untuk bisa terciptanya kenyamanan dan keamanan antara peserta JKN maupun karyawan kantor BPJS Kesehatan. ” Tentunya dengan tetap mempertahankan kualitas pelayanan bagi seluruh peserta program JKN – KIS, Sama halnya dengan pelayanan tatap muka, petugas BPJS Kesehatan akan melayani kebutuhan pelayanan administrasi peserta melalu pesan whatsapp sesuai dengan antrian,” ungkapnya.

Loading...

Layanan BPJS Kesehatan dengan cara Pandawa atau mengunakan WhatsApp bisa di pastikan tidak berbeda dengan layanan tatap mula. Mulai dari tempo waktu pelayanan yang ditentukan dari pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, selain itu Nomer antrean secara online juga diberlakukan.

“Tidak ada bedanya dengan layanan tatap muka, peserta akan dilayani sesuai dengan kebutuhannya. Bedanya peserta tidak perlu repot repot datang ke kantor untuk mengurus segala kebutuhan yang berhubungan dengan pelayanan administrasi,” imbuh Betsy M. O. Roeroe.

Baca Juga  HUT TNI ke-76, Kodam Brawijaya Sediakan 15 Ribu Dosis Vaksin

Dijelaskan apa dan siapa yang bisa di bantu selama pelayanan Pandawa? antara lain meliputi pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, pendaftaran bayi baru lahir, penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, pengaktifan data ganda, perubahan fasilitas kesehatan, serta perubahan jenis segmen kepesertaan, data identitas dan data golongan.

Namun juga di jelaskan untuk pelayanan BPJS Kesehatan ada yang dikategorikan untuk pelayanan tatap muka atau tidak termasuk pelayanan Pandawa. Apa saja itu? Yaitu kepesertaan anggota PBI, PBPU, kelas 3 atau PB.

Menurut Betsy M. O. Roeroe kategori pelayanan BPJS Kesehatan tersebut masih perlu untuk pengecekan rutin kepada para peserta dikarenakan hal tersebut masih merupakan program pemerintah.

Reporter: Rusmiyanto

Loading...
Berita sebelumyaAksi Tolak Omnibus Law Jilid 3, Polisi Banyuwangi Bagi-bagi Nasi Kotak Hingga Amankan Pendemo Bawa Petasan
Berita berikutnyaPolisi Surabaya Gulung Komplotan Pelaku Curanmor, Sasarannya Motor Ojol

Tinggalkan Balasan